8 Kelas SD Pedalaman Boalemo Nyaris Ambruk, Aleg Arman Naway: Jangan Tunggu Roboh Baru bertindak

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 22:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRILOGIS.ID (DPRD Boalemo)Pemandangan memprihatinkan terlihat di SDN 19 Desa Balate, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo. Sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan parah dan terancam ambruk.

Mengetahui laporan warga terkait kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan, Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, Arman Naway, langsung turun tangan meninjau lokasi pada Selasa (4/11/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Arman menemukan delapan ruang kelas belajar (RKB) yang rusak berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinding retak, atap bocor, dan pondasi rapuh menjadi pemandangan nyata yang membahayakan keselamatan siswa dan guru setiap hari.

Kita tidak bisa menunggu sampai bangunannya benar-benar roboh. Anak-anak berhak mendapatkan tempat belajar yang aman dan layak. Saya sudah menyampaikan hal ini ke dinas terkait agar segera ditindaklanjuti,” tegas Arman.

Legislator yang dikenal dekat dengan masyarakat itu juga menyebutkan, kondisi pendidikan di pedesaan harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Perdebatan Gubernur Gusnar dan Wali Kota Adhan Dinilai Wajar, DPRD: Rakyat Justru Diuntungkan

Menurutnya, pemerataan pendidikan tidak hanya soal kualitas belajar, tetapi juga tentang fasilitas yang aman dan manusiawi.

Pendidikan adalah pondasi masa depan. Tidak boleh ada perbedaan antara sekolah di kota dan di desa. Saya akan memastikan agar SDN 19 Balate dan sekolah lain yang mengalami kondisi serupa mendapat perhatian dan tindakan nyata,” lanjutnya.

Kepala Sekolah Jein Rita Devi Bumulo menyambut baik kedatangan Arman Naway. Ia mengaku lega karena aduan yang selama ini disampaikan akhirnya mendapat respons langsung dari wakil rakyat.

Empat ruang kelas di bagian belakang sudah tidak layak digunakan. Pondasinya retak dan rawan roboh. Alhamdulillah, kunjungan beliau hari ini membawa harapan baru bagi kami,” ucap Jein Rita dengan haru.

Meski fasilitas sekolah dalam kondisi memprihatinkan, para guru tetap bersemangat menjalankan proses belajar mengajar. Mereka berharap kunjungan Arman menjadi awal dari langkah nyata perbaikan sarana pendidikan di Kecamatan Paguyaman.

Baca Juga :  Dukung Penetapan RTRW, FD: Tegaskan Kawasan Tambang Harus Selektif dan Berkelanjutan

Kehadiran legislator Boalemo itu pun menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD tidak berhenti di ruang rapat, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang aman dan layak.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA