Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis (DPRD BOALEMO) – Absennya Ketua DPRD Kabupaten Boalemo dalam sejumlah agenda penting belakangan ini ternyata tidak membawa dampak buruk bagi kinerja parlemen. Sebaliknya, roda legislasi justru dinilai bergerak lebih gesit dan responsif dalam menuntaskan kepentingan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Boalemo. Menurutnya, ketidakhadiran unsur ketua sama sekali tidak menyandera jalannya roda organisasi di parlemen. Proses persidangan hingga pembahasan kerja tetap tuntas tepat waktu, bahkan diklaim berjalan jauh lebih lancar.

Kepentingan rakyat tetap jalan bagus dan tidak ada yang terabaikan. Malah justru tanpa kehadiran Ketua DPRD, proses persidangan dan pembahasan berjalan lancar serta tuntas sesuai regulasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meluruskan persepsi publik yang menganggap figur ketua adalah penentu tunggal di parlemen. Secara aturan, kedudukan pimpinan DPRD bersifat kolektif kolegial. Artinya, mandat kepemimpinan dipegang bersama dan tidak berpusat pada satu orang saja.

Tanpa ketua, aktivitas dewan berjalan lancar karena ada pimpinan lainnya. Begitu kira-kira,” tambahnya.

Sebagai bukti konkret, ia membeberkan bahwa agenda krusial seperti pembahasan dan paripurna Peraturan Daerah (Perda) Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) berhasil rampung sebelum tenggat waktu yang ditentukan, meski tanpa komando dari Ketua DPRD.

Baca Juga :  Tingkatkan PAD PDAM, Dekab Baolemo sambangi PDAM Kota Manado

 

Tak hanya itu, ritme kerja cepat ini juga terlihat pada agenda lainnya. Rapat Badan Musyawarah (Banmus) serta paripurna pengesahan Perda kawasan pemukiman kumuh sukses dieksekusi dengan baik oleh unsur pimpinan yang ada.

Jadi, aman kegiatan dewan. Tidak terpengaruh dengan hadir atau tidaknya Ketua DPRD,” tegas politisi berkharisma dan memiliki latar belakang aktivis tersebut.

Secara regulasi, mekanisme ini sah dan berkekuatan hukum. Jika salah satu unsur pimpinan berhalangan atau absen, pimpinan lain memiliki kewenangan penuh untuk mengambil alih dan menjalankan tugas-tugas lembaga sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi DPRD Boalemo: Integritas yang Tergadai, atau Sekadar Sandiwara Hukum ?

Dengan tuntasnya sejumlah perda strategis belakangan ini, publik Boalemo disuguhkan fakta bahwa sistem di internal DPRD tetap solid dan mampu bekerja optimal demi kepentingan rakyat, terlepas dari hadir atau tidaknya sang ketua.

Berita Terkait

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??
Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??
Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?
Matinya DPRD Boalemo. Ketika Pengawasan Kehilangan Daya, Legislasi Kehilangan Arah

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:28 WITA

“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:37 WITA

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Berita Terbaru

Cerpen

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:19 WITA