Bupati Boalemo Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) — Bupati Boalemo, Rum Pagau, menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Adat “Tonggeyamo” yang digelar bersama unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan daerah.

Keputusan itu diambil berdasarkan pertimbangan dan ketetapan pemerintah pusat. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo mengikuti hasil sidang isbat yang ditetapkan secara nasional, sehingga masyarakat diimbau untuk menyesuaikan dengan keputusan tersebut.

Hampir setiap tahun terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan. Namun tidak ada yang salah dalam perbedaan itu. Semua memiliki dasar dan pertimbangan masing-masing,” ujar Rum Pagau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan bahwa bagi warga Muhammadiyah yang telah lebih dulu menetapkan dan memulai ibadah puasa, dipersilakan untuk menjalankan keyakinannya. Menurutnya, perbedaan adalah bagian dari dinamika umat Islam yang harus disikapi dengan saling menghormati.

Baca Juga :  Tekan Angka Kanker Serviks, Dinas Kesehatan Boalemo gelar sosialisasi HPV

Selain itu, Bupati turut mengimbau masyarakat untuk memperbanyak sedekah dan meningkatkan kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan. Momentum Ramadhan, kata dia, harus dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas antarwarga.

Baca Juga :  Ti Kama, Aktivis Muda Berdarah Politik, Membidik Kursi Bupati Kabupaten Boalemo

Musyawarah Adat “Tonggeyamo” tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Boalemo, Ketua DPRD, Ketua MUI Boalemo, Dandim 1316 Boalemo, Kapolres Boalemo, Kajari Boalemo, Ketua Dewan Adat, serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan unsur adat dalam menetapkan momen penting keagamaan di daerah.

Berita Terkait

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:04 WITA

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WITA

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Berita Terbaru

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA