Dari Petahana hingga Pendatang Baru, Enam Nama Warnai Bursa Ketua KONI Gorontalo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis (GORONTALO) — Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo memang masih sekitar enam bulan lagi. Agenda pemilihan Ketua KONI untuk periode lima tahun ke depan diperkirakan berlangsung pada Maret 2027.

Namun, dinamika menuju agenda tersebut mulai terasa. Sejumlah nama mulai disebut-sebut dan digadang-gadang memiliki kans untuk maju memperebutkan kursi Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Informasi yang dihimpun menyebut sedikitnya enam figur mulai masuk dalam pembicaraan. Mereka yakni Yakub Tangahu, Thomas Mopili, Erwin Ismail, Weni Liputo, dr. Irawan Huntoyungo, dan Jefry Rumampuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keenam figur tersebut memiliki latar belakang serta pengalaman yang berbeda, baik dalam organisasi olahraga, pemerintahan, legislatif maupun aktivitas kemasyarakatan.

Meski demikian, seluruh nama tersebut masih berada pada tahap wacana dan belum dapat dipastikan sebagai peserta resmi Musprov. Konstelasi dukungan juga masih sangat mungkin berubah seiring semakin dekatnya pelaksanaan Musprov.

Yakub Tangahu, Pengalaman dari Kabupaten hingga Provinsi

Nama Yakub Tangahu menjadi salah satu figur yang cukup diperhitungkan. Ia sebelumnya pernah memimpin KONI Kabupaten Bone Bolango dan saat ini dipercaya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Pengalaman dalam mengelola organisasi olahraga di tingkat kabupaten maupun provinsi menjadi salah satu modal yang membuat namanya masuk dalam bursa.

Posisi sebagai Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo juga membuat Yakub memiliki pengalaman langsung dalam melihat dinamika organisasi olahraga di tingkat provinsi.

Namun, apakah pengalaman tersebut akan berlanjut dengan pencalonan sebagai ketua definitif, masih menunggu perkembangan menjelang Musprov.

Thomas Mopili dan Pengalaman Organisasi

Nama lainnya adalah Thomas Mopili. Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tersebut juga bukan figur baru dalam lingkungan olahraga.

Thomas tercatat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Gorontalo sekaligus Wakil Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Pengalaman di organisasi olahraga serta posisinya dalam lembaga legislatif membuat Thomas menjadi salah satu nama yang disebut-sebut berpotensi ikut meramaikan perebutan kursi Ketua KONI Gorontalo.

Kendati demikian, keputusan untuk maju secara resmi tentu masih menjadi bagian dari dinamika politik organisasi olahraga menjelang Musprov.

Erwin Ismail, Membawa Gagasan Perubahan

Figur lainnya adalah Erwin Ismail. Sosok yang dikenal cukup aktif dalam organisasi olahraga ini saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Gorontalo.

Baca Juga :  Boalemo Terapkan WFA bagi ASN di Tahun 2026, Bupati Rum Pagau: Strategi Efisiensi Tanpa PHK

Erwin dinilai memiliki karakter kepemimpinan yang relatif muda dengan gagasan dan pendekatan yang berbeda dalam pengelolaan organisasi.

Pengalamannya memimpin organisasi olahraga menjadi salah satu modal apabila dirinya benar-benar mengambil bagian dalam kontestasi Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Kehadiran Erwin juga dapat memberikan warna tersendiri dalam bursa, khususnya apabila isu pembaruan tata kelola dan penguatan pembinaan atlet menjadi bagian dari agenda yang ditawarkan.

dr. Irawan Huntoyungo, Bukan Nama Baru

Nama dr. Irawan Huntoyungo juga disebut masuk dalam bursa.

Ia merupakan mantan Ketua KONI Kabupaten Gorontalo yang sebelumnya telah memiliki pengalaman dalam mengelola organisasi olahraga di tingkat daerah.

Selain itu, Irawan pernah memimpin Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia Kabupaten Gorontalo.

Pengalaman tersebut membuatnya tidak asing dengan persoalan pembinaan atlet dan organisasi cabang olahraga.

Jika maju, Irawan tentu memiliki pengalaman masa lalu sebagai salah satu modal untuk menawarkan gagasan pengelolaan KONI di tingkat provinsi.

Weni Liputo dengan Pengalaman Pemerintahan dan Olahraga

Berikutnya ada Weni Liputo. Mantan Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo ini memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan sekaligus bidang olahraga.

Pengalamannya selama lebih dari satu dekade bersentuhan dengan urusan pembinaan olahraga membuat namanya ikut diperhitungkan dalam bursa.

Pemahaman mengenai karakteristik pembinaan olahraga daerah, hubungan antara pemerintah dan organisasi olahraga, serta dinamika cabang olahraga menjadi sejumlah modal yang melekat pada figur Weni.

Namun, sama seperti nama lainnya, sejauh ini belum ada kepastian mengenai pencalonannya secara resmi dalam Musprov KONI Gorontalo 2027.

Jefry Rumampuk, Wajah Baru dalam Bursa

Sementara itu, nama Jefry Rumampuk menjadi salah satu figur yang relatif berbeda dibandingkan kandidat lainnya.

Jurnalis yang sebelumnya sempat menyatakan diri maju sebagai calon Ketua KONI Kabupaten Gorontalo tersebut kini disebut-sebut memiliki keinginan untuk mencoba peruntungan di tingkat provinsi.

Jefry membawa narasi perubahan, terutama menyangkut kebutuhan menghadirkan wajah baru, semangat baru, serta penguatan tata kelola organisasi.

Meski belum memiliki pengalaman memimpin KONI di tingkat provinsi seperti sejumlah nama lainnya, kehadirannya dapat menjadi alternatif dalam bursa apabila benar-benar memutuskan maju.

Baca Juga :  SM: Terimakasih Pak Presiden Joko Widodo

Bukan Sekadar Perebutan Kursi Ketua

Dengan enam nama yang mulai mencuat, Musprov KONI Gorontalo 2027 berpotensi menjadi salah satu agenda organisasi olahraga yang menarik perhatian.

Namun, kontestasi tersebut idealnya tidak berhenti pada persoalan siapa yang mendapatkan kursi ketua.

KONI sebagai organisasi yang menaungi pembinaan olahraga prestasi membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, meningkatkan pembinaan atlet, memperbaiki tata kelola organisasi, serta mendorong peningkatan prestasi Gorontalo pada berbagai ajang olahraga.

Seorang penggiat olahraga Gorontalo menilai siapa pun yang nantinya terpilih harus memiliki komitmen untuk membawa organisasi menjadi lebih baik.

“Siapapun ketua KONI terpilih nanti harus komitmen membangun olahraga Gorontalo lebih baik dari saat ini, khususnya menyangkut tata kelola organisasi,” ujarnya, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, latar belakang calon bukan satu-satunya ukuran. Yang lebih penting adalah visi, misi, kemampuan membangun organisasi serta komitmen terhadap pembinaan atlet dan cabang olahraga.

“Jangan dilihat latar belakang calon ketuanya, tapi lihat visi misi dan bagaimana ia mengangkat prestasi olahraga kita lebih baik ke depannya. Tentunya harus memperhatikan hal-hal positif bagi pembinaan prestasi cabang olahraga,” tambahnya.

Peta Dukungan Masih Bisa Berubah

Musprov yang diperkirakan berlangsung pada Maret 2027 masih menyisakan waktu sekitar enam bulan. Artinya, konfigurasi kandidat maupun peta dukungan masih sangat terbuka.

Nama-nama yang saat ini disebut belum otomatis menjadi calon resmi. Proses pencalonan, dukungan pemilik suara, serta mekanisme Musprov nantinya akan menentukan siapa saja yang benar-benar masuk dalam kontestasi.

Dari petahana, figur berpengalaman di organisasi olahraga, mantan pejabat pemerintahan hingga pendatang baru, bursa Ketua KONI Gorontalo mulai memperlihatkan sejumlah pilihan.

Pada akhirnya, pertarungan bukan hanya soal siapa yang paling kuat secara dukungan, tetapi juga siapa yang mampu menawarkan visi paling konkret untuk membawa olahraga Gorontalo menuju prestasi yang lebih baik.

Enam nama telah mulai berhembus. Namun, siapa yang benar-benar turun gelanggang dan siapa yang akhirnya mendapatkan mandat memimpin KONI Gorontalo periode berikutnya, masih menunggu perjalanan menuju Musprov 2027.

Berita Terkait

Bagaimana Jika Hanya Staf Setwan yang Jadi Tersangka dalam Perdis Fiktif?
Perkara Perdis DPRD Tak Kunjung Tuntas, Kejari Boalemo Takut Sentuh Pejabat?
Puskesmas Berlian Gelar Donor Darah di Desa Mutiara, Kumpulkan 21 Kantong
Menanti Pemeriksaan Wakil Bupati soal Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo
PKm Berlian Raih Apresiasi Kemenkes RI: Validasi Data Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Persen Sesuai SOP
Puskesmas Berlian Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81
Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:16 WITA

Dari Petahana hingga Pendatang Baru, Enam Nama Warnai Bursa Ketua KONI Gorontalo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:19 WITA

Bagaimana Jika Hanya Staf Setwan yang Jadi Tersangka dalam Perdis Fiktif?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:54 WITA

Perkara Perdis DPRD Tak Kunjung Tuntas, Kejari Boalemo Takut Sentuh Pejabat?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:51 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Donor Darah di Desa Mutiara, Kumpulkan 21 Kantong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:06 WITA

Menanti Pemeriksaan Wakil Bupati soal Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo

Berita Terbaru