Trilogis.id_(Boalemo) – Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Gorontalo terus memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan menetapkan desa-desa sebagai pilot project implementasi Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Posyandu Tahun 2025.
Salah satu desa yang mendapat kehormatan tersebut adalah Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, yang dikunjungi langsung oleh Ketua TP Posyandu Provinsi Gorontalo pada tanggal 4 Desember 2025.
Acara yang bertema “Kesejahteraan Terpadu Berkualitas sebagai Ujung Tombak Pemenuhan 6 SPM” ini menegaskan transformasi Posyandu yang kini tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi meluas ke enam bidang SPM: kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum linmas), serta sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan Penuh dari Ketua TP Posyandu Provinsi
Ketua TP Posyandu Provinsi Gorontalo, Ny. Ir. Hj. Nani Ismail Mokodongan, MM, yang juga terlihat dalam spanduk kegiatan, menyampaikan komitmen penuhnya terhadap keberhasilan program ini.
“Posyandu dengan enam bidang SPM ini merupakan inovasi yang harus kita ‘keroyok’ bersama-sama, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Penetapan Desa Hungayonaa sebagai pilot project di Boalemo adalah bentuk keseriusan kami dalam memastikan pelayanan dasar yang komprehensif benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujar Nani Ismail Mokodongan.
Beliau menekankan bahwa keberadaan enam SPM ini akan membantu mengintegrasikan program lintas sektor dan memastikan setiap permasalahan di desa, mulai dari stunting, akses pendidikan anak usia dini, hingga infrastruktur dasar, dapat tertangani secara terpadu di Posyandu.
Optimisme Pj Kepala Desa Hungayonaa
Penjabat (Pj) Kepala Desa Hungayonaa, Olwin Yusuf, S.Sos, menyambut baik penetapan desanya sebagai percontohan. Menurutnya, hal ini menjadi motivasi besar bagi seluruh perangkat desa dan kader untuk meningkatkan kinerja.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan ini. Desa Hungayonaa siap menjadi ujung tombak. Implementasi enam bidang SPM ini bukan hanya sekadar program, tetapi adalah fondasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” kata Pj. Olwin.
Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi erat dengan TP Posyandu Kabupaten Boalemo dan OPD terkait untuk memastikan sinergi program berjalan optimal, khususnya dalam menangani isu-isu prioritas seperti kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Hungayonaa.
Diharapkan melalui pilot project di Desa Hungayonaa dan desa-desa lainnya, Posyandu di Gorontalo dapat menjadi pusat pelayanan terpadu yang mandiri dan berkelanjutan, membawa Gorontalo menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera.


















