Dinas Perikanan dan kelautan Pemprov Gorontalo Dinilai “Matikan” Ekonomi masyarakat Tilamuta

- Jurnalis

Minggu, 28 Maret 2021 - 13:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Masyarakat Desa Pentadu Timur keluhkan UPTD Pelelangan Tilamuta yang kini di kelola oleh Pemerintah Provinsi Dinas Kelautan dan Perikanan karena dinilai “mematikan” Usaha Kecil Menengah masyarakat terlebih dimusim Pandemi.

Nawir Hatim salah satu warga yang mengaku, akhir-akhir ini mengaku mengalami kerugian atas ulah UPTD yang kini menjadikan Alat pendingin ikan yang beralih fungsi menjadi Produksi es batu dan kini membuat masyarakat penjual es batu merugi.

“Kata Pak Karim (Kepala UPTD Pelelangan Tilamuta;red,) itu hanya uji coba alat pendingin. Dan tidak akan membuat es batu, supaya masyarakat penjual masih akan mendapatkan penghasilan,” beber Nawir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Nawir menyesalkan alih fungsi Alat Pendingin Ikan (Cool Storage) yang kini sudah menjadi alat pembuat es batu.

“Itu Cool Storage sudah jadi alat pembuat Es Batu, alat mesin itu bagus, jadi kualitas es-nya bagus. Kalu semua membeli disitu, kita mau makan apa,” ungkap Nawir dengan kesal.

Sebelumnya, tak hanya Nawir, Iton dan Emi mengeluhkan hal yang sama. wartawan media ini juga sempat menemui Kepala UPDT Pelelangan Tilamuta beberapa kali terkait keluhan masyarakat. Senada dengan Nawir, Kepada awak media Karim juga berjanji tidak akan menjual es batu, namun beberapa bulan kemudian masyarakat mendapati Es batu hasil Mesin Pendingin bantuan Pemerintah itu malah diperjual belikan.

Baca Juga :  Pemerintah Boalemo tetapkan Pilkades Serentak tetap secara E-Voting

Sementara itu, Penanggung Jawab Cool Storage yang ditemui malam (Minggu 28/3) ini, membenarkan adanya pembuatan Es Batu menggunakan Alat Cool Storage itu.

“Iya pak, kami membuat es batu tapi bukan untuk dijual, kecuali ada permintaan kekurangan es,” ungkap Ulkisba saat dikonfirmasi.

Sementara itu,Kepala UPTD Karim yang berada diluar Daerah ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum memberikan tanggapan.

Berita Terkait

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27 WITA

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas

Berita Terbaru