Gaji Plt Direktur RSTN 2023 tak diterima. “Ditilap” siapa ?

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Baolemo) – Direktur Utama atau Chief Executive Officer Rumah Sakit merupakan jabatan strategis dalam manajemen rumah sakit. Oleh karena itu, dibutuhkan sosok profesional yang memahami manajemen rumah sakit dan berjiwa enterpreneurship sebagai pucuk pimpinan manajemen rumah sakit.

Karena diduduki oleh seorang yang profesional, Apa yang bisa saya peroleh sebagai Direktur? Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan Direktur di Indonesia berkisar dari Rp 28.500.000 hingga Rp 31.500.000, berdasarkan data yang ditulis oleh Wahyu Andrianto SH.,MH.

Namun berbeda dengan apa yang terjadi pada Plt. Direktur salah satu Rumah Sakit Daerah Tani dan Nelayan (RSUD-TN) yang tak sepeserpun menerima haknya.

Terinformasi sempat hampir sebulan menahkodai Menejemen Rumah Sakit Tani dan Nelayan, Plt yang diduduki Oleh dr. Rusli Aras tak diberi haknya.

Entah apa alasannya, yang bisa dipastikan, bahwa selama menjabat sebagai orang nomor satu di RSTN dr. Rusli tak menerima. Hal itu terlihat dari Bendahara Keuangan tak bisa menunjukan bukti atas pembayaran.

Belum lagi, ketika dikonfirmasi kepada Kasubag Keuangan RSTN, perihal bukti bayar, sama terjadi karena menurutnya, sebagai kasubag keuangan hanya akan melakukan pembayaran tergantung dari pengajuan yang dimasukan.

Baca Juga :  FLASH NEWS. Kantin RSTN Kebakaran

Bahkan, sempat menyinggung hal tersebut kepada Plt. Direktur dr. Rusli Aras enggan memberikan komentar.

Sebelumnya, Bendahara RSTN enggan berkomentar dan hanya diminta untuk menghubungi Direktur secara langsung.  Namun Direktur saat dihubungi belum terhubung.

Mohon maaf pak sya tdk tau klw bisa langsung sama ibu direktur,” tulis Bendahara RSTN dalam percakapan via WhatsApp, Senin,22-01-2024

Hingga berita ini diterbitkan, Pihak media masih akan melakukan konfirmasi kembali kepada Direktur RSTN.

Berita Terkait

Tiga Ruas Jalan Shortcut Boalemo Terancam Molor, Masuk Materi Tuntutan Aksi
Kepala SPPG Hungayonaa Laporkan Dugaan Penyebaran Berita Bohong ke Polres Boalemo
MBG Diduga Berulat, Benarkah Wartawan Sudah Verifikasi ke SPPG?
Jika Kontrak Berakhir, Proyek Belum Selesai: Siapa Bertanggung Jawab dan Bagaimana Nasib Pembayaran Jalan Shortcut?
Pengadaan Bibit Bambu Petung Ratusan Juta di Boalemo: Bagaimana Progres Pertumbuhannya?
Empat Alat Berat Ditemukan di Tangga Barito, Sorotan Pengawasan PETI Kembali Mengemuka
Rp6 Miliar untuk Shortcut Huwongo-Tanah Putih di Tengah Tekanan Fiskal, Apa Dasar Prioritasnya?
Perdis Fiktif DPRD: Di Mana Batas Tanggung Jawab Setwan dan Pimpinan DPRD?

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:37 WITA

Tiga Ruas Jalan Shortcut Boalemo Terancam Molor, Masuk Materi Tuntutan Aksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Kepala SPPG Hungayonaa Laporkan Dugaan Penyebaran Berita Bohong ke Polres Boalemo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:44 WITA

MBG Diduga Berulat, Benarkah Wartawan Sudah Verifikasi ke SPPG?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Jika Kontrak Berakhir, Proyek Belum Selesai: Siapa Bertanggung Jawab dan Bagaimana Nasib Pembayaran Jalan Shortcut?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WITA

Pengadaan Bibit Bambu Petung Ratusan Juta di Boalemo: Bagaimana Progres Pertumbuhannya?

Berita Terbaru