Garda Terdepan Penanggulangan Kemiskinan, Wabup Lahmudin Kukuhkan 70 Pendamping UPZ Se-Boalemo

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TILAMUTA, Trilogis.id – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., secara resmi mengukuhkan Pendamping Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kabupaten Boalemo. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo, Kamis (12/2/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Dr. Kaswad, S.Ag., M.Ag., Ketua BAZNAS Boalemo Mus Moha, S.Sos., Kepala Kemenag Boalemo Hamka Isa Boyola, S.Ag., serta para Kepala KUA dan penyuluh agama se-Kabupaten Boalemo.

Perpanjangan Tangan BAZNAS untuk Rakyat Dalam arahannya, Wakil Bupati Lahmudin Hambali menekankan bahwa pembentukan UPZ di tingkat kecamatan merupakan langkah krusial untuk mengoptimalkan potensi zakat yang sangat besar di Boalemo. UPZ diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi umat di tingkat lokal.

“UPZ kecamatan adalah perpanjangan tangan BAZNAS. Tujuannya jelas: memudahkan pelayanan, meningkatkan kepercayaan publik, serta yang paling utama adalah mempercepat penanggulangan kemiskinan di tingkat lokal,” ujar Lahmudin.

Pesan Integritas dan Tanggung Jawab Wabup juga mengingatkan para pendamping yang baru dikukuhkan agar menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan zakat sangat bergantung pada transparansi para petugas di lapangan.

“Kepercayaan ini harus dijaga dengan baik. Saya berharap para pendamping yang telah menerima SK dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. UPZ harus menjadi lembaga yang kredibel dan dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Tak Sesuai Aturan, Bawaslu Boalemo dan Satpol-PP tertibkan APK Hingga Panjat Pohon

Sebaran 70 Pendamping di Tujuh Kecamatan Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Boalemo, Mus Moha, merincikan bahwa terdapat 70 orang pendamping yang dikukuhkan untuk bertugas di tujuh kecamatan. Kehadiran mereka diharapkan mampu menyentuh potensi zakat yang selama ini mungkin belum tergarap maksimal.

“Pembentukan UPZ tingkat kecamatan ini adalah upaya kami memperluas jangkauan pelayanan hingga ke lapisan masyarakat terbawah. Mereka memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi potensi zakat di daerahnya masing-masing,” pungkas Mus Moha.

Berita Terkait

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:32 WITA

Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Berita Terbaru