Gerindra Warnai Paripurna APBD-P 2025, Mosi Tidak Percaya Ditegaskan Kepada Dinas Pendidikan Boalemo

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 23:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(DPRD Boalemo) — Rapat paripurna DPRD Kabupaten Boalemo dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Rancangan APBD Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2025 berlangsung penuh dinamika pada Senin (23/9/2025).

Di antara seluruh pandangan akhir fraksi, sikap Fraksi Gerindra menjadi sorotan utama setelah menyampaikan pernyataan yang cukup tegas terkait pengelolaan anggaran sektor pendidikan.

Melalui juru bicaranya, Mohamad Amin, Fraksi Gerindra menyatakan menerima Ranperda APBD-P 2025 untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah, namun disertai catatan keras berupa mosi tidak percaya terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soroti Transparansi Pembahasan Anggaran

Dalam pandangannya, Amin lebih dulu mengarahkan pesannya kepada Bupati dan Wakil Bupati Boalemo. Ia menekankan bahwa proses pembahasan anggaran harus menjunjung tinggi transparansi dan profesionalitas agar kepercayaan publik tidak tercederai.

Kami ingin pola pembahasan anggaran ini tidak menimbulkan perspektif negatif publik. Transparansi adalah harga mati agar kepercayaan rakyat tetap terjaga,” ujar Amin.

247 Miliar Anggaran Pendidikan Jadi Sumber Ketegangan

Baca Juga :  Hadiri Musra Indonesia, Lahmudin Hambali Sebut 3 Nama Pemimpin Masa Depan Indonesia

Suasana paripurna memanas ketika Amin membacakan catatan kedua. Menurutnya, terdapat lebih dari Rp247 miliar anggaran pada OPD Pendidikan yang pembahasannya tidak tuntas dalam rancangan KUA APBD-P 2025. Hal ini dinilai sebagai bentuk lemahnya pengawasan dan ketidakjelasan arah kebijakan pada sektor strategis tersebut.

Fraksi Gerindra menyatakan bukan bagian dari relasi fungsi kelembagaan terhadap pelaksanaan anggaran pada Dinas Pendidikan. Kami melepaskan diri dari tanggung jawab itu,” tegasnya.

Gerindra Siap Lakukan Kajian Independen

Amin juga mengungkapkan bahwa Fraksi Gerindra akan melakukan kajian dan penelitian internal, bahkan membuka kemungkinan melibatkan pihak independen untuk menelusuri dugaan persoalan dalam pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Boalemo.

Kami tidak bisa membiarkan sektor vital seperti pendidikan dikelola tanpa tuntas dan tanpa arah yang jelas. Ini soal masa depan generasi Boalemo,” tambahnya.

Setuju dengan Catatan Keras

Baca Juga :  DPRD Boalemo Pacu Pembahasan APBD-P 2025, OPD Diminta Hadirkan Data Akurat dan Transparan

Meski setuju untuk mengesahkan Ranperda APBD-P 2025 menjadi Perda, sikap kritis Fraksi Gerindra meninggalkan kesan kuat dalam jalannya persidangan. Dukungan mereka disertai peringatan keras agar pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, memperbaiki tata kelola anggaran dan memastikan akuntabilitas publik.

Rapat paripurna pun ditutup dengan penegasan bahwa DPRD Boalemo akan terus mengawal pelaksanaan APBD-P 2025, terutama pada sektor pendidikan yang menjadi pusat perhatian banyak pihak.

Berita Terkait

Gorengan” Media yang Melenceng: Menepis Politisasi Boikot DPRD Boalemo dan Nyanyian Satir 5 Fraksi
Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk
Cegah Komplikasi Diabetes, Puskesmas Berlian Boalemo Gelar Layanan Prolanis Terpadu
“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:13 WITA

Gorengan” Media yang Melenceng: Menepis Politisasi Boikot DPRD Boalemo dan Nyanyian Satir 5 Fraksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:28 WITA

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:30 WITA

Cegah Komplikasi Diabetes, Puskesmas Berlian Boalemo Gelar Layanan Prolanis Terpadu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Berita Terbaru

Daerah

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:28 WITA