Gorontalo sudah tak aman?

- Jurnalis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Opini) Dalam momentum HUT RI yang ke 79 di Gorontalo agak cukup aneh dan bin ajaib, pasalnya dalam momentum ini ada yang membuat suasana hari ulang tahun negara Indonesia yang tiap tanggal 17 agustus kita rayakan menjadi tidak sebahagia dan sesakral pada tahun sebelum-sebelumya, karna beredar video yang cukup mengagetkan masyarakat Gorontalo dalam vidio itu menjelaskan akan adanya penyerbuan di asrama mahasiswa Papua karna adanya kenaikan bendera bintang kejora di Serambi Madina.

Namun dalam beberapa Jam kemudian dibalas langsung oleh mahasiswa papua dengan beberapa poin yang sudah di sampaikan oleh Mahasiswa Papua melalui vidio yang beredar hingga pada point terakhir mereka akan terus melakukan perlawanan secara terbuka di sosial media.

Baca Juga :  Bimtek Advokasi Pendidikan. Irwan Dai: Guru adalah ujung tombak dunia pendidikan

Terlepas dari vidio yang beredar, harusnya hal-hal yang sedemikian ini bisa diatasi atau diamankan oleh pihak yang berwewenang antara lain Polda gorontalo, kalau ini bisa di amankan atau ditindaki, pasti tidak akan ada saling balas video antara kedua kubu ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menjadi ketakutan sekarang ini akan ada konflik besar di tanah serambi madina. Oleh sebab itu saya rasa ini kelalain dari pihak yang berwewenang.

  1. Untuk itu kerja dari Kapolda goronatalo perlu di evaluasi dan DIR Intelkam polda gorontalo dalam gerakan-gerakan separatis di provinsi gorontalo.
  2. mempertanyakan keseriusan kapolda dalam gerakan separatis apakah di ketahui atau justru di biarkan?
Baca Juga :  Dr. Sherman Moridu sukses bawa Boalemo jadi Daerah Tercepat Penyaluran DD

Penulis juga sudah melayangkan surat untuk mendatangi polda gorontalo hingga akan laporkan ini sampai di Kepolisian Republik Indonesia karna terkesan membiarkan hal ini terjadi.**

Oleh Zulkifli Jakaria | Mahasiswa Unisan Gorontalo

Note: Segala sesuatu yang ditimbulkan atas tulisan ini, dipertanggungjawabkan sepenuhnya oleh penulis!

Berita Terkait

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Wujudkan Kepedulian, Pemkab Boalemo dan LCPPA Gelar Santunan Anak Yatim di Masjid Agung
Revitalisasi di SMA Negeri 2 Tilamuta: Transparansi yang Retak di Balik Tiga Anggaran
Bendera Pusaka Tiba di Boalemo, OKP dan Ormas Turut Kawal Prosesi Patriotik
DPRD Boalemo Tindaklanjuti Temuan Bupati, Turun Cek Kerusakan SMPN 3 Mananggu
WFA di Boalemo, Efisien di Atas Kertas, Mahal di Kehidupan Nyata
Pastikan Keamanan Nataru, Kapospam Tilamuta, IPDA Suwendi Rasima, Pimpin Pengamanan di Titik Strategis
Dikbud Boalemo Raih Tiga Penghargaan Mutu Pendidikan dari BPMP Gorontalo

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:41 WITA

Wujudkan Kepedulian, Pemkab Boalemo dan LCPPA Gelar Santunan Anak Yatim di Masjid Agung

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:30 WITA

Revitalisasi di SMA Negeri 2 Tilamuta: Transparansi yang Retak di Balik Tiga Anggaran

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:13 WITA

Bendera Pusaka Tiba di Boalemo, OKP dan Ormas Turut Kawal Prosesi Patriotik

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:21 WITA

DPRD Boalemo Tindaklanjuti Temuan Bupati, Turun Cek Kerusakan SMPN 3 Mananggu

Berita Terbaru

Headline

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:40 WITA

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA