Guru Dimutasi karena Curhat di sosmed Tak Benar

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikbud Boalemo) –Terkait berita yang beredar tentang Mutasi Guru yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Boalemo, ternyata tak benar.

Seperti halnya disampaikan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo Aswhad S.Sos.

“Terkait Mutasi Guru karena Curhat di sosmed itu tidak benar. Kami (Pihak Dikbud Boalemo,red), tidak melakukan mutasi,” ungkap Aswhad kamis (13/6) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, mengenai curhatan guru yang dimaksud, Aswhad selaku Bidang teknis yang mengatur tentang Guru dan Tenaga Pendidik, mengaku sudah melakukan mediasi dan mengahdirkan 4 guru dan Kepala Sekolah.

Baca Juga :  Era Paham Dimulai: HUT ke-26 Boalemo Jadi Panggung Konsolidasi Multi-Etnis

Bahkan, tak hanya sekedar dimediasi, Kepada Media ini Aswhad mengaku sudah melakukan Pemeriksaan dan di BAP

Kendati demikian, Menurut Aswhad, Pihaknya tidak serta-merta melakukan mutasi terhadap guru dan Tenaga Pendidik, sebab pihak dinas selalu mempertimbangkan terkait ketersediaan Sumber Daya Manusia disetiap sekolah.

“tidak ada mutasi.  Guru sebagai lokomotif penggerak generasi Indonesia yang maju. Lebih lanjut, guru merupakan sosok sentral dalam dunia pendidikan, yang memegang peran penting dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan nilai-nilai moral kepada para anak didiknya. dari hasil mediasi, bahwa tik tok tersebut mereka buat merupakan bentuk curhatan hati saat pulang sekolah dan tidak tahunya akan viral seperti itu,” terangnya.

Aswhad menceritakan, pada malam itu kabid mutasi BKPSDM, Kabid GTK dan kasie GTK serta kasubag kepegawaian melakukan pembinaan. dan selanjutnya kami akan undang di buat BAP.

“untuk mutasi itu tdk benar. untuk mutasi guru tidak semerta memutasikan guru karena berdampak pada sekolah akan kekurangan Guru,” tulisnya dalam pesan WhatsApp, kamis 13/6 malam.

Berita Terkait

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada
Buka HLM Neraca Pangan, Bupati Rum Pagau Soroti Paradox Pertumbuhan Ekonomi dan Dorong Komoditas Tanaman Tahunan
Buka Sosialisasi Validasi Data Bantuan Sarana Keterampilan Menulis, Bupati Rum Pagau dan Kadisdikbud Ahman Sarman Wanti-Wanti Dampak Negatif Gadget pada Anak
Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada

Kamis, 17 September 2026 - 17:14 WITA

Buka HLM Neraca Pangan, Bupati Rum Pagau Soroti Paradox Pertumbuhan Ekonomi dan Dorong Komoditas Tanaman Tahunan

Rabu, 16 September 2026 - 17:18 WITA

Buka Sosialisasi Validasi Data Bantuan Sarana Keterampilan Menulis, Bupati Rum Pagau dan Kadisdikbud Ahman Sarman Wanti-Wanti Dampak Negatif Gadget pada Anak

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Berita Terbaru