“Indonesia Raya” dan Smart Board: Perpaduan Nasionalisme dan Teknologi di Sekolah Boalemo

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) — Pemerintah Kabupaten Boalemo terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya dengan memanfaatkan teknologi. Langkah terbaru diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) pemanfaatan smart board bagi sekolah-sekolah yang menjadi pilot project smart school. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Boalemo, Rum Pagau, pada Selasa (19/8/2025).

Bupati Rum Pagau menekankan bahwa smart board adalah alat bantu strategis yang akan berkontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan di masa depan. Ia menyatakan bahwa Boalemo tidak boleh tertinggal dalam perkembangan teknologi dibandingkan negara-negara lain.

Kita tidak boleh tertinggal dengan negara-negara lain untuk perkembangan teknologi, dan itu harus kita ikuti,” tegas Bupati Rum Pagau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya peningkatan kualitas pendidikan, termasuk peningkatan kompetensi para guru, akan terus menjadi program unggulan Pemerintah Daerah Boalemo. Bupati meyakini bahwa pendidikan adalah modal utama dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Dr. Sherman Moridu launching Inovasi SAI oleh Dikbud Boalemo

Namun, Bupati Rum Pagau juga mengingatkan agar penguasaan teknologi tidak mengabaikan pentingnya pendidikan karakter.

Tetapi jangan lupa bahwa pendidikan karakter itu sangat penting disamping menguasai teknologi,” pesannya.

Sebagai wujud penekanan pada nilai-nilai kebangsaan dan karakter, Bupati mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah daerah mulai mengembalikan tradisi menyanyikan lagu Indonesia Raya di setiap awal acara. Hal ini bertujuan untuk terus menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA