Trilogis.id_(Boalemo) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Irwan Dai, memberikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Boalemo pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Irwan Dai menjelaskan bahwa pada waktu yang sama, dirinya memiliki sejumlah agenda mendesak, termasuk asistensi penting dan persiapan kegiatan tingkat nasional.
Asistensi dan Integrasi Kegiatan Nasional
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Irwan Dai menyatakan bahwa pagi hingga pukul 12 siang, pihaknya tengah menanti asistensi dari Bappeda yang belum terkonfirmasi oleh tim. Selain itu, dirinya juga fokus pada persiapan kedatangan tamu direktorat Gerakan Seniman Masuk Sekolah yang dijadwalkan tampil pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Boalemo.
Kepala Dinas menjelaskan, Bupati telah meminta agar kegiatan dari Kementerian Kebudayaan ini diintegrasikan dengan perayaan HUT Boalemo.
“Boalemo menjadi salah satu dari hanya lima daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan nasional tersebut, sehingga persiapannya sangat krusial,” ujar Irwan Dai.
Pemantauan Sekolah dan Isu Gaji Guru
Selain menunggu asistensi dan tamu direktorat, Irwan Dai juga memanfaatkan waktu untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke sekolah-sekolah dalam rangka persiapan kegiatan pada tanggal 14 Oktober mendatang.
Menanggapi isu gaji guru yang menjadi sorotan Komisi III, Irwan Dai menegaskan bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan.
“Untuk persoalan gaji guru yang dipermasalahkan Komisi III, kami telah menuntaskannya bersama Bapak Wakil Bupati, Kepala Cabang Bank Sulut, dan Kepala Badan Keuangan,” jelasnya.
Irwan Dai menambahkan bahwa, secara teknis, pembahasan detail di RDP seharusnya bisa dijelaskan oleh pejabat di tingkat Kepala Bidang.
Kendati demikian, Kepala Dinas memohokan maaf atas ketidakhadirannya terhadap undangan rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo.

















