KAPTEN: HIPMI harus merubah Mindset Pengusaha Muda Kabupaten Boalemo

- Jurnalis

Minggu, 29 September 2024 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) – Demisioner, BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Boalemo gelar Musyawarah Cabang ke-V, Minggu,  29-09-2024.

Berlangsung di Grand Amalia dan dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Eka Putra Noho meminta HIPMI Kabupaten Boalemo harus menjadi pelopor peningkatan ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM.

Bahkan, untuk mencapai target tersebut, Eka meminta HIPMI Kabupaten Boalemo untuk merubah mindset pengusaha muda yang ada di kabupaten Boalemo.

HIPMI harus menjadi pelopor untuk merubah mindset pengusaha muda untuk menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,” kata Eka Putra dalam sambutannya.

Memasuki tahapan Pilkada Kabupaten Boalemo, Eka Putra Noho (KAPTEN) yang juga sebagai Ketua DPRD kabupaten Boalemo berharap, masyarakat tidak terpecah belah karena berbeda pilihan.

Saya juga ingin berpesan, jelang Pilkada, jangan sampai masyarakat terpecah belah karena berbeda pilihan. Siapapun itu, Mari sama-sama kita membangun daerah ini,” pungkasnya.

Terpantau, Musyawarah Cabang ke-V BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Boalemo itu melahirkan Ketua Baru, Helmi Rasyid.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA