Kejari di Desak segera periksa Pimpinan, Dugaan Korupsi Perdis DPRD Boalemo

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 10:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo kini menjadi sorotan tajam publik, yang menanti langkah konkret dalam penanganan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdis) fiktif anggota DPRD Kabupaten Boalemo periode 2019-2024. Meskipun Kepala Kejari Nurul Anwar SH, MH, telah menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi, masyarakat Boalemo mendesak adanya tindakan nyata.

Kasus serupa yang pernah terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara, menjadi preseden penting. Di sana, sejumlah anggota DPRD bahkan dihadapkan pada Penggantian Antar Waktu (PAW) setelah proses pemeriksaan dan penyidikan oleh kejaksaan. Hal ini menjadi tolok ukur bagi publik bahwa penegakan hukum seharusnya tidak tebang pilih.

Baca Juga :  APH harus “Turun Tangan” Periksa Kegiatan Perdis PKK hingga KORMI yang disinyalir di Luar APBD

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi mengenai pemanggilan atau pemeriksaan terhadap para terduga anggota DPRD terkait dugaan tindak pidana yang merugikan keuangan negara tersebut. Hal ini memicu pertanyaan dan keresahan di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi situasi ini, aktivis Kevin Sairullah, alumni PMII Boalemo, dengan tegas meminta kejaksaan untuk segera memanggil dan memeriksa pimpinan DPRD. Menurut Kevin, langkah tersebut krusial untuk membuktikan keseriusan kejaksaan dalam mengusut kasus ini hingga tuntas.

Baca Juga :  Terima kunjungan Tim Verifikasi Desa Mandiri Covid-19, Dinkes Boalemo galakan Germas disemua Desa

Desakan publik semakin kuat menyusul beredarnya data sensitif yang memuat rincian anggaran dan konfirmasi terkait praktik korupsi yang disinyalir melibatkan anggota DPRD. Data tersebut secara tidak langsung memberikan tekanan tambahan bagi Kejari Boalemo untuk segera mengambil langkah hukum.

Seluruh mata kini tertuju pada Kejaksaan Negeri Boalemo di bawah kepemimpinan Nurul Anwar. Publik berharap agar institusi penegak hukum ini tidak gentar dan mampu menunjukkan taringnya dalam membongkar dugaan korupsi yang merugikan daerah tersebut.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA