Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo beberkan Presentasi Stunting dan Solusinya

- Jurnalis

Kamis, 30 Juni 2022 - 16:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Demi memastikan terintegrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo gelar Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Boalemo, Kamis 30-06-2022.

Dihadapan Pimpinan OPD, Camat, Kades dan Pendamping Desa, Pj. Bupati Boalemo, Dr. Hendriwan membeberkan data terkait Stunting dan status gizi balita yang masih terbilang tinggi.

Sesuai data survei Riskesdas tahun 2018 Prevalensi Stunting di Kabupaten Boalemo masih pada angka 44,8%. sementara data Survei Status Gizi Balita Indonesia tahun 2021 Prevalensi Stunting masih 29,9%,” beber Hendriwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga secara otomatis, berdasarkan data tersebut, Kabupaten Boalemo jas g di atas target nasioanal dengan capaian 24%.

Baca Juga :  Target bebas Frambusia, Dikes Boalemo Terima Tim Asesmen dari Kemenkes

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Sutriyani Lumula S.ST.,M.Kes., ditahun 2020, Prevalensi Stunting Kabupaten Boalemo ditahun 2020 14,6% dan ditahun 2021 15,4%.

Lebih jelas, Sutri menyampaikan sebagai langkah untuk menekankannya, di tahun 2023 sudah terdapat 40 desa lokus Stunting yang ada di kabupaten Boalemo dengan 3 indikator penentuan desa lebih lokus.

Baca Juga :  Transformasi pendidikan dan Pembelajaran merdeka oleh Pemda Boalemo

Pada kesempatan yang sama, Kepala BAPPPPEDA Kabupaten Boalemo Srijun Dangkua menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan komitmen, penguatan peran Lintas sektor dalam, melaksanakan intervensi Stunting terintegrasi Antara Pemerintah pusat Provinsi dan Kabupaten, serta menyusun program penanggulangan Stunting.

Terakhir, Pemerintah Daerah berharap, kegitan tersebut bisa menekan angka Stunting hingga terwujudnya Generasi Kabupaten Boalemo yang Sehat dan Cerdas.

Berita Terkait

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WITA

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:40 WITA

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA