Komitmen Layani masyarakat terpencil, PKM Sari tani terima penghargaan dari Kemenkes

- Jurnalis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dike Boalemo) – Sekali lagi Kembali Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula kembali meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Kali ini, salah satu Faslitas kesehatan (Faskes) Dinas Kesehatan, mendapatkan penghargaan sebagai pusat kesehatan masyarakat terbaik kategori sangat terpencil.

Hal itu terlihat dari foto Bersama Kepala Puskesmas Saritani Bersama Kementerian Kesehatan di Jakata, 17 oktober 2024.

Saat diwawancara,Sutriyani mengatakan, apresiasi tersebut atas kerja keras dan dedikasi mereka (Nakes) dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat di wilayah yang sangat terpencil.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja seluruh tim kesehatan di Puskesmas Saritani yang terus berupaya memberikan pelayanan maksimal meski dengan berbagai keterbatasan yang ada. Dedikasi mereka dalam melayani masyarakat di daerah yang sulit dijangkau patut diapresiasi,” ungkap Sutri Lumula.

Dibawah garis koordinasi dan pimpinan Sutriyani Lumula, Puskemas Sari TanSutriyani Lumula mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi G. Sidikin. Dan diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Saritani, I Made Kuat sembari berpesan untuk jadi motivasi dan puskesmas lain.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh jajaran tenaga kesehatan, baik di Puskesmas, Pustu Primer, maupun Posyandu, untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah masing-masing,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA