Krisis Layanan Kesehatan di Moliulo: Warga Terpaksa Tempuh Perjalanan Laut, DPRD Boalemo Mendesak Pemda Ambil Tindakan

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 22:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(DPRD BOALEMO) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo, Abdul Rahman Genti, kembali menyoroti minimnya layanan kesehatan di Desa Moliulo. Ia mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kondisi sekitar 350 Kepala Keluarga (KK) di Moliulo yang kesulitan mengakses perawatan medis.

Usai mengikuti rapat paripurna DPRD Boalemo pada Selasa (11/11/2025), Genti menegaskan bahwa masalah ini telah disampaikannya berulang kali, namun belum ada respons nyata dari instansi terkait.

Saya sudah sampaikan ini untuk kedua kalinya di rapat paripurna. Warga Moliulo itu butuh tenaga medis, perawat, dan bidan. Di sana ada lima dusun dan sekitar 350 kepala keluarga. Artinya, ada warga Boalemo di sana yang juga berhak atas layanan kesehatan,” tegas Genti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, meskipun telah tersedia fasilitas Puskesmas Pembantu (Pustu) di Moliulo, fasilitas tersebut tidak berfungsi karena tidak adanya tenaga medis yang bertugas.

Baca Juga :  Soal Evaluasi APBD-P Boalemo: Langkah Cepat Hardi Mopangga Selamatkan Ekonomi Daerah

Akibatnya, warga yang membutuhkan pengobatan, termasuk ibu hamil, terpaksa menempuh perjalanan laut sekitar satu jam menggunakan perahu menuju Desa Sari Tani.

Baca Juga :  Babuk Dugan Money Politic tak diamankan Wascam, Ronald: Video hanya petunjuk tambahan

Perjalanan ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga membutuhkan biaya yang memberatkan warga.
Abdul Rahman Genti meminta Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan untuk segera mengambil langkah konkret, yaitu menempatkan tenaga kesehatan (perawat/bidan) di Moliulo.

Menurutnya, kehadiran tenaga medis di desa terpencil ini adalah bentuk nyata dari tanggung jawab dan komitmen pemerintah terhadap hak-hak dasar masyarakat.

Berita Terkait

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??
Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??
Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:28 WITA

“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:37 WITA

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Berita Terbaru

Cerpen

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:19 WITA