KTNA Boalemo gelar Rembuk Kontak Petani dan Nelayan

- Jurnalis

Rabu, 23 Desember 2020 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Demi mengoptimalkan dan mewujudkan kemandirian terhadap Petani dan Nelayan, Kelompok Kontak Tani dan Nelayan Andalan Kabupaten Boalemo gelar Rembuk Tani dsn Nelayan, Rabu 23-12-2020.

Mengambil Tema “Penguatan Kelembagaan dan Program tahun 2020”, Rembuk tersebut dihadiri oleh Ketua KTNA Provinsi Gorontalo, Azis Djuko, Ketua KTNA Kabupaten Boalemo, Lahmudin Hambali, Ketua DPRD kabupaten Boalemo, Eka Putra Noho,Aleg Provinsi , Oktohari Dalanggo, dan Aleg Boalemo, Aswan Djamaludin.

Baca Juga :  Peningkatan Kualitas Pendidikan di Boalemo: Bimtek Dapodik Kunci Akurasi Data PAUD dan Pendidikan Kesetaraan

Dalam sambutannya, Ketua KTNA Boalemo melalui Sekretaris KTNA Boalemo,Yanis Pahrun mengungkapkan saat ini Pihaknya berkomitmen melakukan pendampingan dan Pendataan terhadap kelompok Tani dan Nelayan guna mengawal kebutuhan Petani dan Nelayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ketua KTNA Provinsi memberi Apresiasi Kepada Ketua dan Anggota DPRD yang hadir dalam kegiatan yang dikemas dalam bentuk dialog itu.

“Saya merasa bangga. Di Kabupaten Boalemo, rembuk kelompok Tani dan Nelayan dihadiri oleh KETUA DPRD, Wakil Ketua DPRD,Aleg Provinsi dan Aleg Kabupaten. Ini membuktikan bahwa wakil rakyat cukup besar dalam memperhatikan KTNA.Saya berharap kelompok Tani dan Nelayan harus mengoptimalkan komunikasi dengan Wakil Rakyat”.

Senada dengan itu, Ketua DPRD kabupaten Boalemo, Eka Putra Noho mengaku akan terus mengawal segala bentuk kebutuhan Petani dan nelayan dalam penganggaran keuangan Daerah.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA