Trilogis.id_(Boalemo) – Keputusan Ketua DPRD Kabupaten Boalemo yang membatalkan rencana pengadaan mobil dinas baru mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Aktivis dan pegiat sosial terkemuka, Nanang Syawal, secara khusus menyampaikan pujian atas langkah yang dinilainya berani dan menunjukkan keberpihakan pada efisiensi anggaran serta kebutuhan masyarakat tersebut.
“Keputusan Ketua DPRD Boalemo ini patut diapresiasi setinggi-tingginya. Ini adalah bukti nyata bahwa lembaga legislatif mendengarkan aspirasi masyarakat dan memiliki komitmen terhadap pengelolaan anggaran yang lebih baik,” ujar Nanang Syawal kepada Trilogis.id, minggu, (27/7).
Menurut Nanang, langkah pembatalan pengadaan mobil dinas ini mengirimkan sinyal positif tentang kesadaran para wakil rakyat terhadap kondisi riil masyarakat dan pentingnya prioritas anggaran yang tepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di tengah berbagai keterbatasan dan kebutuhan masyarakat yang mendesak, keputusan ini sangat relevan dan menunjukkan bahwa DPRD Boalemo peduli terhadap efisiensi anggaran,” tegasnya.
Apresiasi ini datang di tengah sikap Bupati dan Wakil Bupati Boalemo yang sebelumnya tampak bersikeras untuk melanjutkan rencana pengadaan mobil dinas baru dengan alasan peningkatan kinerja dan mobilitas pejabat.
Namun, keputusan Ketua DPRD Boalemo ini seolah menjadi angin segar dan membuka ruang harapan akan adanya perubahan dalam pengelolaan anggaran daerah.
Nanang Syawal berharap langkah yang diambil oleh Ketua DPRD Boalemo ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh para pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
“Kita harus benar-benar memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang lebih luas daripada sekadar memenuhi fasilitas bagi para pejabat. Keputusan ini membuktikan bahwa efisiensi anggaran adalah hal yang mungkin dilakukan jika ada kemauan dan keberanian,” tandasnya.
Dengan adanya pembatalan ini, Nanang Syawal berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo dapat lebih fokus mengalokasikan anggaran untuk program-program yang memiliki dampak langsung dan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, serta melakukan efisiensi anggaran secara lebih komprehensif di berbagai sektor.



















