‘Lebih Penting Kebutuhan Rakyat’: NaSa Sambut Baik Pembatalan Mobil Dinas DPRD Boalemo

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 21:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) – Keputusan Ketua DPRD Kabupaten Boalemo yang membatalkan rencana pengadaan mobil dinas baru mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Aktivis dan pegiat sosial terkemuka, Nanang Syawal, secara khusus menyampaikan pujian atas langkah yang dinilainya berani dan menunjukkan keberpihakan pada efisiensi anggaran serta kebutuhan masyarakat tersebut.

Keputusan Ketua DPRD Boalemo ini patut diapresiasi setinggi-tingginya. Ini adalah bukti nyata bahwa lembaga legislatif mendengarkan aspirasi masyarakat dan memiliki komitmen terhadap pengelolaan anggaran yang lebih baik,” ujar Nanang Syawal kepada Trilogis.id,  minggu, (27/7). 

Menurut Nanang, langkah pembatalan pengadaan mobil dinas ini mengirimkan sinyal positif tentang kesadaran para wakil rakyat terhadap kondisi riil masyarakat dan pentingnya prioritas anggaran yang tepat.

Di tengah berbagai keterbatasan dan kebutuhan masyarakat yang mendesak, keputusan ini sangat relevan dan menunjukkan bahwa DPRD Boalemo peduli terhadap efisiensi anggaran,” tegasnya.

Apresiasi ini datang di tengah sikap Bupati dan Wakil Bupati Boalemo yang sebelumnya tampak bersikeras untuk melanjutkan rencana pengadaan mobil dinas baru dengan alasan peningkatan kinerja dan mobilitas pejabat.

Namun, keputusan Ketua DPRD Boalemo ini seolah menjadi angin segar dan membuka ruang harapan akan adanya perubahan dalam pengelolaan anggaran daerah.

Nanang Syawal berharap langkah yang diambil oleh Ketua DPRD Boalemo ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh para pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Kita harus benar-benar memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang lebih luas daripada sekadar memenuhi fasilitas bagi para pejabat. Keputusan ini membuktikan bahwa efisiensi anggaran adalah hal yang mungkin dilakukan jika ada kemauan dan keberanian,” tandasnya.

Dengan adanya pembatalan ini, Nanang Syawal berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo dapat lebih fokus mengalokasikan anggaran untuk program-program yang memiliki dampak langsung dan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, serta melakukan efisiensi anggaran secara lebih komprehensif di berbagai sektor.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA