Trilogis.id (Boalemo) – Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Provinsi Gorontalo, Gubernur Gusnar Ismail didampingi oleh Wakil Gubernur Idah Syahidah, secara langsung menyerahkan sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Desa Suka Maju, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.
Kehadiran langsung kedua pemimpin daerah ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Gubernur Gusnar Ismail menjelaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah kesempatan berharga untuk berinteraksi langsung dengan para petani penerima manfaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selain menyapa dan bersilaturahmi, kami sengaja mendatangi langsung titik penerimaan untuk bertemu masyarakat penerima manfaat. Ini penting bagi kami untuk memastikan bahwa bantuan ini sampai tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi mereka,” ungkap Gubernur Gusnar di sela-sela kegiatan yang berlangsung penuh keakraban.
Program penyaluran alsintan ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk memodernisasi pertanian dan mengatasi tantangan yang dihadapi petani, mulai dari keterbatasan alat hingga efisiensi kerja.
Sebelumnya, pasangan Gusnar-Idah telah merencanakan untuk menyalurkan total lima unit alsintan di berbagai wilayah Kabupaten Boalemo, dengan fokus pada daerah yang paling membutuhkan dukungan.
Kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, khususnya Hardi Mopangga yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat, turut menambah bobot acara. Bantuan yang disalurkan oleh pasangan Gusnar-Idah ini pun menuai apresiasi yang luar biasa dari masyarakat setempat.
“Kami sangat terharu dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur. Terima kasih sudah membantu kami kelompok tani di Suka Maju,” ucap Pulu, salah seorang anggota kelompok tani, dengan mata berbinar.
“Kami berjanji akan menggunakan alat ini sebaik mungkin untuk meningkatkan hasil panen kami.”
Senada dengan itu, Hardi Mopangga, selaku legislator dari Kabupaten Boalemo, tidak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengakui bahwa kondisi anggaran nasional yang mengharuskan efisiensi telah membuat sejumlah program bantuan di daerah sempat tertunda.
“Kami sadar, dengan keterbatasan anggaran karena efisiensi secara nasional, sejumlah anggaran bantuan untuk masyarakat harus ditunda. Namun, kami sangat bersyukur, Pemerintah Provinsi melalui Gubernur Gusnar Ismail bisa memberikan porsi pada APBD provinsi untuk bantuan yang sangat dibutuhkan petani ini,” jelas Hardi.
Penyerahan alsintan ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan produksi pertanian di Boalemo, mengurangi beban kerja manual petani, serta mendorong penggunaan teknologi yang lebih efisien.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

















