Pali Wini: Bukan memperbaiki, Jubir Khusus Anas Jusuf malah memperkeruh suasana

- Jurnalis

Selasa, 20 April 2021 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id ( Boalemo) – Polemik antara Bupati Boalemo non aktif sementara Darwis Moridu bersama Plt.Bupati Boalemo Anas Jusuf menuai kritikan pedas dari salah satu Tokoh masyarakat warga kecamatan Tilamuta, Muhyin Iyabu.

Anas jusuf yang dinilainya selalu memberikan pernyataan Melalui Jubir Khususnya Helmi Rasyid, kepada media ini, Pria yang sering disapa Pali Wini ini mempertanyakan kejelasan SK Helmi Rasyid sebagai Jubir Khusus PLT Bupati Boalemo Anas Jusuf.

Menurut Pali Wini, semua yang berhubungan dengan keuangan Daerah harus berdasarkan Surat Keputusan Kepala Daerah,belum lagi Pernyataan yang bertebaran dibeberapa media terkesan menyerang Bupati Boalemo meski non aktif.

“Helmi Rasyid sebagai Jubir khusus apa memiliki SK?, Darwis Moridu itu masih Bupati, hanya saja dia non aktif sementara karena masih ada persoalan hukum. Helmi Rasyid sebagai orang yang menerima insentif dari Daerah harusnya tidak serta merta menyudutkan Darwis Moridu. Apalagi sampai menyebutkan Darwis menguasai aset daerah seperti milik pribadi. ini tidak elok dikeluarkan oleh Jubir kepada Bupati yang masih non aktif,” beber Muhyin Selasa (20/4).

Bahkan, Muhyin Iyabu menegaskan kepada Helmi Rasyid agar lebih hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan disuasana dan kondisi Kabupaten Boalemo saat ini.

“Helmi Rasyid harusnya lebih bijak melihat kondisi daerah. Jangan lebih memperkeruh keadaan. bukankah menjaga kondisi agar lebih aman, malah mengeluarkan pernyataan yang mengundang masalah baru. Sebagai perpanjangan suara Pemerintah, Jubir harus membuat kondisi daerah menjadi kondusif,” pungkasnya

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA