PDAM Lakukan Pembohongan Publik ??

- Jurnalis

Senin, 22 Februari 2021 - 05:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Kenaikan tarif harga yang dikeluarkan oleh PDAM Tirta Boalemo yang berlaku sejak Awal bulan februari 2021, menuai Protes dari masyarakat Kabupaten Boalemo.

Pagi (Senin 22/2) tadi, Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Boalemo Bersatu (GREBBES) datangi Kantor Bupati Boalemo melakukan gerakan aksi protes terhadap kebijakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Boalemo.

Salah satu orator aksi, Kevin menyampaikan terjadi bentuk kesewenang-wenangan oleh okunum Pegawai Lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terjadi pemutusan sambungan Air tanpa diketahui masyarakat. Hanya karena terlambat pembayaran. PDAM menyiksa rakyat” ungkap Kevin dalam orasinya di depan Kantor Bupati.

Bahkan menurut Kader PMII Boalemo ini, Pemerintah Pusat dengan program Sosial membantu dimasa Pandemi, Pmerintah malam melahirkan kebijakan yang menyusahkan masyarakat.

“Terlalu banyak bantuan Pemerintah Pusat untuk membantu masyarakat ditengah Pandemi, Pemerintah daerah Melalui PDAM malah menaikan tarif yang membuat rakyat susah”.

Tak hanya itu, Alkip yang juga merupakan Orator Aksi menduga Pihak PDAM melakukan Pembohongan Publik dengan menerapkan Kenaikan Progresif tanpa ada sosialisasi dan pengumuman kepada masyarakat.

“Jadi, kami tidak pernah mendengar sosialisasi dan informasi berkaitan dengan kenaikan Progresif. Dilapangan itu, ketika masyarakat sudah menggunakan 10 kubik air, harganya sudah berubah, dari Rp.3.500,-/kubik menjadi Rp.4.100 /kubik. Yang diberitakan hanya yang Rp.3.500,-. Jangan sampai PDAM melakukan Pembohongan Publik” cetus mahasiswa Unisan Kampus Boalemo yang juga Kader PMII Cabang Boalemo itu

Hal itu, dibenarkan Direktur PDAM ketika dikonfirmasi awal media belum lama ini.

” Iya, itu benar. Jadi ada tarif progresif. Dari Rp. 3.500- menjadi 4.100,- kubik”.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sherman Moridu menyampaikan akan menindaklanjuti tuntutan masyarakat dengan mengundang pihak Direksi PDAM

Baca Juga :  AKSI 1 menuju Boalemo Zero Stunting
Sekda Boalemo Sherman Moridu saat menemui masa aksi.(Enda Tr)

“Keluhan ini kami akan tindak lanjuti, dalam waktu dekat kami (Pemerintah_red,) akan mengundang dan melakukan kajian bersama terkait kenaikan tarif oleh PDAM”

Berita Terkait

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada
Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Berita Terbaru

Headline

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:36 WITA