Pekerjaan DD Bongo IV tak selesai, BPD dan Camat Tak Tahu apa-apa ??

- Jurnalis

Selasa, 27 Juni 2023 - 19:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Dalam Pemerintahan Desa, Badan Permusyawatan Desa (BPD) menjadi lembaga penting dalam penganggaran hingga melakukan pengawasan kepada mitra kerjanya yaitu Kepala Desa.

Namun berbeda dengan Badan Permusyawatan Desa Bongo IV, BPD yang diharapkan sebagai representatif masyarakat dalam penganggaran dan melakukan pengawasan atas itu malah tidak menunjukkan untuk melaksanakan Tugas dan Fungsi BPD.

kondisi Taman Buah, Embung desa dan kolam yang menggunakan Dana Desa tahun 2022 untuk kegiatan Ketahanan Pangan.

Hal itu terbukti saat dikonfirmasi kepada Ketua BPD Bongo IV mengenai pekerjaan Ketahanan Pangan yang menelan anggaran Ratusan Juta bersumber dari Dana Desa Tahun 2022 yang terkesan mangkrak seperti yang diberitakan sebelumnya, malah tak tahu apa-apa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami sudah berkoordinasi dengan ti seki (Sekretaris Desa, red) soal itu. cuma kalu soal Anggaran kami tidak tau pak. nanti saya m lihat ulang di dokumen tapi di kantor Desa pak,” Kata Meri Saiful saat dikonfirmasi Minggu, (25/6).

Tak hanya tidak mengetahui jumlah anggaran, Ketua BPD juga tak pernah melakukan pengawalan saat pekerjaan hingga terinformasi jika pekerjaan tidak melalui Tim Pengelola Kegiatan (TPK).

Baca Juga :  Dikbud Boalemo Mantapkan Pemetaan Mutu Pendidikan Lewat Rapat Internal

Selain itu, Anggota BPD Wisnawati Uty juga mengaku tak tahu banyak soal anggaran yang digunakan dan lamanya waktu pekerjaan yang direncanakan bakal menjadi taman wisata buah dan kolam pemancingan itu.

Bahkan, Menurut Wisna, semua Anggaran yang dicairkan langsung kepada Kepala Desa seperti yanh disampaikan Bendahara Desa kepadanya.

Saya so bicara dengan ti Bendahara juga soal ini, tapi ti bendahara bilang uang langsung Pati ayah,” terang Wisna saat dihubungi pada Minggu (25/6).

Sementara itu, Camat Paguyaman Irwan S Mantu mengaku sudah mengundang Pemerintah Desa dan sudah membahas persoalan itu.

Jujur kami tidak mengetahui soal pekerjaan itu. saya sudah koordinasi dengan Sekcam, sementara didalami Pak,” kata Irwan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (27/6).

Saat disoal mengenai tentang Verifikasi Faktual yang harusnya lakukan pihak Pemerintah Kecamatan, Irwan mangaku bahwa Pekerjaan belum dilaporkan karena belum selesai.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Demokrat Bidik Kursi DPR-RI; Erwin Ismail Bergerak Tenang, Serius Menang

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA