Polemik Indomaret Pohuwato, Taufik : Pihak Indomaret Bagaikan Tamu Tak Diundang

- Jurnalis

Rabu, 1 Desember 2021 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pohuwato) – Kehadiran Indomaret yang dibawahi PT.Indomarco Prismatama di Bumi Panua Kabupaten Pohuwato menuai banyak polemik dan penolakan dari sejumlah pihak.

Dari demonstrasi berjilid-jilid hingga dugaan pencatutan nama terhadap Bupati Kabupaten Pohuwato, kritikan bertubi-tubi terus dilontarkan kepada pihak PT Indomarco Prismatama yang dinilai tidak melalui proses yang sebenarnya.

Kali ini berasal dari Gerakan Masyarakat Pemuda Bumi Panua Madani (GEMPA BUMI) yang mempermasalahkan terkait operasi Indomaret yang berada di Kecamatan Paguat yang disinyalir belum memiliki izin dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato.

Kepada Trilogis.id, Taufik Dunggio yang merupakan salah satu Aktivis dari kelompok Gempa Bumi tersebut menyayangkan tindakan pihak Indomaret yg tetap beroperasi di pohuwato tepatnya di kecamatan paguat, walaupun belum memiliki izin.

“Ini sudah jelas pembangkangan sekaligus penghinaan dari pihak Indomaret kepada pemerintah daerah dan masyarakat pohuwato yg belum sepenuhnya menerima Indomaret masuk ke pohuwato,” Ujarnya.

Baca Juga :  Kabar Baik, SK telah terbit, Dikbud Boalemo Pastikan Sertifikasi Guru segera cair

Menurutnya, pihak Indomaret telah semena-mena masuk tanpa melalui tata tertin prosedur yang sebenarnya atau Mal Administrasi.

“Atas dasar tidak tertib prosedur itu pula, kami menolak kedatangan Indomaret dipohuwato, karena bagaikan tamu yg belum dipersilahkan masuk namun sudah seenaknya didalam rumah orang,” Lanjutnya.

Terakhir, Taufik berharap, Pemerintah Daerah segera menindaklanjuti keluhan masyarakat dan segera mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan persoalan ini.

 

Berita Terkait

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA