Program Beasiswa Pemkab Boalemo Dinilai Tertutup, Publik Pertanyakan Transparansi

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis .id – Klaim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo soal pemberian beasiswa penuh kepada 50 mahasiswa kurang mampu mulai menuai tanda tanya besar.

Pasalnya, program yang disebut-sebut sebagai “komitmen peningkatan kualitas SDM” itu tidak pernah terdengar prosesnya di publik, namun tiba-tiba sudah sampai pada tahap kelengkapan dokumen dan keberangkatan.

Sejumlah pihak menilai, program beasiswa ini terkesan dilaksanakan secara tertutup tanpa ada mekanisme pengumuman resmi, sosialisasi, maupun seleksi yang jelas. Padahal, kebijakan yang menggunakan anggaran publik semestinya dijalankan dengan prinsip transparansi dan keterbukaan informasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau benar ini program beasiswa untuk masyarakat Boalemo, mengapa tidak ada informasi yang disampaikan sebelumnya? Tahu-tahu sudah diumumkan ada 50 mahasiswa yang siap berangkat, ini jelas tidak etis,” ujar salah seorang pemerhati kebijakan publik.

Pertanyaan dari Pemuda Gorontalo

Baca Juga :  2 Tersangka Baru dalam Dugaan Korupsi 37 M di Bank Sulut-Go

Kritik senada juga datang dari Pemuda Gorontalo, Kevin Sairullah. Ia menilai Pemkab Boalemo wajib menjelaskan secara terbuka bagaimana mekanisme seleksi penerima beasiswa tersebut.


“Sampai saat ini, publik belum mendapat penjelasan terbuka terkait mekanisme seleksi penerima. Bagaimana syarat pendaftaran, kriteria akademik, verifikasi ekonomi keluarga, hingga siapa yang berhak menentukan penerima masih belum jelas. Tanpa keterbukaan, publik bisa menilai program ini rawan pilih kasih dan tidak merata,” ujar Kevin.

Minimnya Sosialisasi
Menurutnya, program sebesar ini seharusnya diumumkan secara luas di desa-desa, sekolah, hingga media lokal.

“Jika informasi hanya beredar terbatas, kesempatan pelajar lain dari keluarga kurang mampu otomatis tertutup,” tambahnya.“tambahnya.

Diduga Melanggar Etika Kepantasan

Publik pun mempertanyakan dasar pemilihan 50 mahasiswa penerima beasiswa tersebut. Apakah melalui mekanisme seleksi terbuka? Siapa saja nama-nama penerima manfaat? Dan apa indikator penetapannya?

“Kalau memang ini program serius, Pemkab wajib buka-bukaan. Jangan sampai ada kesan hanya untuk kelompok tertentu. Kalau tidak transparan, bisa dianggap melanggar etika kepantasan dalam pengelolaan kebijakan publik,” tegas Kevin.

Desakan untuk Dibuka ke Publik

Sejumlah pihak mendesak agar Pemkab Boalemo segera mengumumkan secara resmi nama-nama 50 mahasiswa penerima beasiswa, termasuk menjelaskan proses seleksi dan kriteria yang digunakan.

Baca Juga :  Dr. Hendriwan : Musrenbang tahun ini harus mengakomodir Usulan Program Prioritas

Tanpa kejelasan itu, program yang digembar-gemborkan sebagai terobosan peningkatan SDM dikhawatirkan hanya akan menjadi pencitraan politik semata.

Baca Juga :  Stunting dan Kemiskinan Ekstrem menjadi perhatian Pemda Boalemo

Dengan keberangkatan dijadwalkan pada 20 September 2025, waktu kian sempit bagi pemerintah daerah untuk meredam tanda tanya publik. Keterbukaan informasi menjadi satu-satunya jalan agar program ini tidak berubah menjadi polemik baru.

Berita Terkait

Bupati Rum Pagau Pimpin Upacara Kirab Lambang Satuan Yonif 915/Bituo di Boalemo
Munasir Asal Bunyi: Utang Daerah Punya Bukti Nyata, Publik Menagih Transparansi Keuangan Pemerintah
Tingkatkan Kualitas Guru PAUD, Dikbud Boalemo Gelar Bimtek untuk Mananggu dan Botumoito
IKA PMII Boalemo Gelar Yasinan dan Tahlil untuk Fathan Subchi, Diskusi Bergerak dan Berdampak Mengemuka
Semarak Festival Literasi 2026: Lahmudin Hambali Ajak Warga Boalemo Jadikan Membaca Sebagai Gaya Hidup
Cetak Generasi Bermental Juara, Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali Resmi Buka Turnamen Sepak Bola U-12
Rp25 Miliar Sah, Rum Pagau Kembali Gadaikan Boalemo?
Tugu Jagung Dikorbankan, Videotron Hanya Sumbang Rp.48 Juta hingga Akhir Periode PAHAM?

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:05 WITA

Bupati Rum Pagau Pimpin Upacara Kirab Lambang Satuan Yonif 915/Bituo di Boalemo

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:52 WITA

Munasir Asal Bunyi: Utang Daerah Punya Bukti Nyata, Publik Menagih Transparansi Keuangan Pemerintah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:22 WITA

Tingkatkan Kualitas Guru PAUD, Dikbud Boalemo Gelar Bimtek untuk Mananggu dan Botumoito

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:46 WITA

IKA PMII Boalemo Gelar Yasinan dan Tahlil untuk Fathan Subchi, Diskusi Bergerak dan Berdampak Mengemuka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:35 WITA

Semarak Festival Literasi 2026: Lahmudin Hambali Ajak Warga Boalemo Jadikan Membaca Sebagai Gaya Hidup

Berita Terbaru