Sutri Lumula: Dengan SiRUP, Informasi Pengadaan dan Yankes bisa lebih Terintegrasi, Efisien dan Transparan

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 11:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikes Boalemo) – Setalah berlangsung sejak kamis 06-02-2025, Bimbingan Teknis Sistem Informasi Rencana umum pengadaan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Resmi ditutup.

Terpantau, Giat yang diikuti oleh seluruh operator Sirup dan Kepala Puskesmas dilingkungan Dikes Boalemo ditutup langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo Safrudin Lamusu Mewakili Pj. Bupati Boalemo, sabtu, 09-02-2025 bertempat di Hotek Grand Q Gorontalo.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula S.ST., M.Kes., menerangkan bahwa Sirup LKPP adalah Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan yang dikelola oleh LKPP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SiRUP merupakan aplikasi berbasis web yang berfungsi untuk mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP),” terang Sutri.

Menurut Sutri, SiRUP LKPP sendiri memiliki beberapa fungsi, diantaranya Memudahkan masyarakat dalam mengakses pengadaan barang dan jasa secara nasional, memudahkan Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam mengumumkan RUP, memudahkan koordinasi antara organisasi perangkat daerah dengan penyedia barang dan jasa, serta membuat proses pengadaan menjadi lebih terstruktur dan terencana.

Baca Juga :  PEMKAB BOALEMO AJUKAN PROPOSAL PEMBANGUNAN SMA UNGGUL GARUDA KE PEMERINTAH PUSAT

Sementara untuk Sirup LKPP Layanan Kesehatan Pemda yang dikelola oleh Dinas Kesehatan adalah salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan (Yankes) ditingkat daerah.

LKPP menyediakan berbagai informasi serta layanan yang dapat diakses oleh masyarakat secara mudah dan efisien. Melalui sistem ini, masyarakat dapat memperoleh informasi terkait layanan kesehatan, obat-obatan, serta prosedur medis yang tersedia di fasilitas kesehatan yang ada di bawah naungan pemerintah daerah.

Dinas Kesehatan yang berperan dalam pengelolaan LKPP bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sistem ini dapat berjalan dengan baik, memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan (Yankes) yang berkualitas, serta mendukung upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit di daerah tersebut.

Selain itu, melalui LKPP, masyarakat juga dapat melaporkan masalah atau keluhan terkait layanan kesehatan(yankes) yang mereka terima, yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Dengan adanya sirup LKPP ini, diharapkan sistem pelayanan kesehatan dapat lebih terintegrasi, efisien, dan transparan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  Jadi media promosi daerah, Pemda Boalemo ikut pada Pameran Indonesia Fashion week

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo Didin Lamusu menekankan perlunya koordinasi dan sinkronisasi antara lembaga demi terwujudnya Layanan Kesehatan yang baik kepada masyarakat.

Dirinya mengingatkan, layanan kesehatan hingga ketitik terendah harus tetao dilaksanakan sebab  kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Meskipun mengalami pemotongan anggaran dari Pemerintah Pusat, Didin berharap hal itu tidaj menjadi alasan utama untuk seluruh tenaga kesehatan untuk tidak melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sekitar 60 M anggaran kita (Pemda Boalemo,red,) ditarik oleh Pemerintah Pusat. Namun semoga ini bukan menjadi penghalang kita untuk tidak melakukan pelayanan kepada masyarakat,” kata Didin.

Diakhir penyampaiannnya, atas nama Pemerintah Daerah, Dirinya berharap dengan dilaksanakannya bimtek tersebut menjadi bagian upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Berita Terbaru