Tambang Adalah Hidup Masyarakat, Ikbal Kau: DPRD dan Pemda Diminta Hadirkan Solusi

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 00:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id – Aktivis muda Gorontalo, Ikbal Ka’u, menyoroti sikap anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, yang dinilai hanya berhenti pada kritik keras terhadap aktivitas tambang ilegal tanpa menghadirkan solusi nyata.

Menurut Ikbal, kritik yang gencar dilontarkan Mikson melalui media sosial seolah hanya menjadi retorika publik tanpa arah yang jelas.

Kalau hanya mengkritik keras di medsos, semua orang juga bisa. Yang dibutuhkan adalah solusi nyata. Sayangnya, sampai hari ini saya belum melihat langkah konkrit dari Mikson bersama Pemprov Gorontalo untuk membahas secara serius persoalan tambang ilegal ini,” tegas Ikbal, Rabu (20/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tambang Ilegal dan Hajat Hidup Masyarakat

Baca Juga :  Olly Dondokambey Memang Layak Pimpin Sulawesi Utara

Ikbal mengingatkan, persoalan tambang ilegal tidak bisa hanya dipandang dari sisi pelanggaran hukum. Ada dimensi lain yang tidak boleh diabaikan, yakni ketergantungan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Kalau memang tambang ilegal ini sudah menyangkut hajat hidup masyarakat, maka harus ada keberanian dari pemerintah dan DPRD. Bahas solusi konkrit: apakah dikelola lewat skema koperasi, tambang rakyat yang legal, atau regulasi lain yang berpihak pada masyarakat. Jangan hanya berdiam diri,” ujarnya.

Kelemahan Pemerintah Daerah

Baca Juga :  KPUD Baolemo Gelar Rakor Pendistribusian Logistik Pemilu. Berikut Selengkapnya!

Ikbal juga menilai kelemahan pemerintah provinsi dalam mengambil inisiatif justru memperbesar ruang bagi maraknya praktik tambang ilegal. Kritik yang tidak disertai langkah kongkrit, lanjutnya, hanya menambah panjang daftar retorika politik tanpa menyentuh akar persoalan.

Sudah saatnya DPRD dan Pemda berhenti menjadikan isu tambang sebagai panggung pencitraan. Yang rakyat butuhkan adalah kepastian hukum, solusi ekonomi, dan perlindungan lingkungan. Kalau tidak ada langkah nyata, berarti kritik hanya sebatas retorika kosong,” tutupnya

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih akan melakukan konfirmasi kepada Anggota DPRD Periode dan Pemerintah Provinsi.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA