Terkesan memecah belah Keutuhan NKRI, Polisi bakal mendalami aksi FRI

- Jurnalis

Rabu, 2 Desember 2020 - 14:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Gorontalo) – Aksi yang di gelar Front Rakyat Indonesia untuk West Papua di depan Universitas Negeri Gorontalo dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Papua pada tgl 1 Desember tahun 1961 bakal berbuntut panjang.

Pasalnya, disela-sela orasi ilmiah dari Mahasiswa Papua tersebut, terdengar masa aksi menyuarakan “Papua bukan merah putih, Papua bintang kejora”, yang di pandu langsung oleh Ketua Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Dewan Nasional (LMND-DN), Hidayat Musa.

Baca Juga :  FGD Demokrasi, Firman : Demokrasi Harus Dibedah Sisi Baik Dan Gelapnya

Ketika diwawancarai, Kapolres Gorontalo Kota, AKBP. Desmont Harjendro Agitson Putra, mengaku akan mendalami Nyanyian yang berpotensi memecah belah Keutuhan NKRI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nyanyian tersebut sementara didalami. kita (Polisi_red,) juga sudah mengumpulkan bukti-bukti dalam bentuk foto maupun video” ungkap Desmont saat di wawancari, selasa (1/12).

Bahkan, dirinya sudah memanggil koordinator lapangan (korlap) yang bertanggung jawab dalam aksi tersebut dan akan mendalaminya lebih lanjut.

”Kalau memang mereka terbukti melanggar Undang-undang, kita akan proses sesuai dengan ketentuan yang ada”.

Sementara itu, Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Arfan Nusi M.fil., menyampaikan saat di konfirmasi oleh tim media ini melalui via whatsapp menyesalkan Nyanyian dari Ketua LMND -DN.

“mestinya sebagai anak bangsa saling menguatkan dalam menjaga keutuhan NKRI bukan malah mengabil bagian untuk mendukung kemerdekaan Papua,” Pungkasnya (Kasmat).

Berita Terkait

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??
Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??
Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?
Matinya DPRD Boalemo. Ketika Pengawasan Kehilangan Daya, Legislasi Kehilangan Arah
Bukan Sekadar Timbang Balita, Posyandu Desa Mustika Kini Jadi Oase Kesehatan Warga
Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:37 WITA

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:20 WITA

Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??

Senin, 6 Juli 2026 - 23:44 WITA

Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:21 WITA

Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?

Berita Terbaru

Cerpen

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:19 WITA

Cerpen

Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??

Selasa, 7 Jul 2026 - 00:20 WITA