TM jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Koni, Jen Manto : Ini merusak akal sehat Kami

- Jurnalis

Senin, 3 Januari 2022 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Memasuki masa Persidangan dalam tahap pemeriksaan saksi, Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boalemo kembali menuai Kritikan dari Masyarakat.

Lembaga Swadaya Masyarakat yang menamai Mereka dengan KAKA GEMPAR (Kesatuan Aksi Kader Alumi Gerakan Masyarakat Peduli Aspirasi Rakyat Boalemo) menyambangi Pemda Boalemo guna menyampaikan aspirasi terkait Penetapan Tersangka terhadap Bendahara Koni TM (inisial).

Menurut salah satu Orator Aksi, Junaidi Manto penetapan TM sebagai tersangka dalam dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah Koni tersebut, keliru dan merusak akal.

“Ini jelas merusak akal sehat kami. sesuatu yabg di awali dengan perjanjian malah berimbas menjadi pidana. ini jelas tidak sesuai,” ucap Orator yang sering disapa Jen ini.

Jen yang juga merupakan ketua Umum LSM KAKA GEMPAR, mengaku sudah melakukan kajian ilmiah terhadap kasus Koni tersebut untuk menjadi pertimbangan.

Tak hanya itu, Jen juga menyinggung, bahwa Pemerintah Daerah sudah tidak menjalankan lagi Undangan-undang Otonomi Daerah, DPRD Sudah tidak menjalankan fungsi pengawasan dan APH menjadi suatu lembaga yabg menakutkan untuk pemda terlebih masyarakat dalam penerimaan dana hibah dari Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Dr. Hendriwan: Festival Ogoh-ogoh menjadi media melestarikan budaya dan momentum bersilaturahmi

lebih jelas, menurut Jen, terdapat ketimpangan ketika penerima dana hibah malah justru ditetapkan menjadi Tersangka.

Melanjutkan aksi masa ke Kejaksaan Negeri Boalemo, Masa aksi juga melayangkan Protes keras terhadap pemeriksaan kader/anggota organisasinya.

Bahkan dirinya menyinggung salah satu Kader KAKA GEMPAR yang harusnya menjadi koordinator Lapangan, namun mendapatkan intimidasi dari Pihak lain.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Boalemo melalui  Kasi Pudsus, Rafid Humolungo tidak membenarkan hal itu.

“soal intimidasi yang dikatakan kami salan sekali tidak melakukan itu. jika itu benar, tolong dibuktikan,” ucap Rafid.

Kasi Pidsus, Rafid Humolungo saat menerima masa aksi. Senin 3/1/22 (Dok.IpEnda)

Dirinya juga menegaskan bahwa negara memberi ruang untuk pihak lain untuk melakukan pembelaan dan penyampaian lain.

“untuk saat ini, persoalan ini sedang berlangsung di Pengadilan. tanggal 13 Januari 2022 nanti akan ada pemeriksaan saksi. ada ruang untuk pembelaan,”. kata Rafid.

Sebelumnya, Rafid mengaku bahwa sudah ada Eksepsi Keluarga namun karena Tidak terdapat dalam KUHAP sehingga ditolak oleh Majelis Hakim.

Berita Terkait

Bupati Rum Pagau Pimpin Upacara Kirab Lambang Satuan Yonif 915/Bituo di Boalemo
Munasir Asal Bunyi: Utang Daerah Punya Bukti Nyata, Publik Menagih Transparansi Keuangan Pemerintah
Tingkatkan Kualitas Guru PAUD, Dikbud Boalemo Gelar Bimtek untuk Mananggu dan Botumoito
IKA PMII Boalemo Gelar Yasinan dan Tahlil untuk Fathan Subchi, Diskusi Bergerak dan Berdampak Mengemuka
Semarak Festival Literasi 2026: Lahmudin Hambali Ajak Warga Boalemo Jadikan Membaca Sebagai Gaya Hidup
Cetak Generasi Bermental Juara, Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali Resmi Buka Turnamen Sepak Bola U-12
Rp25 Miliar Sah, Rum Pagau Kembali Gadaikan Boalemo?
Tugu Jagung Dikorbankan, Videotron Hanya Sumbang Rp.48 Juta hingga Akhir Periode PAHAM?

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:05 WITA

Bupati Rum Pagau Pimpin Upacara Kirab Lambang Satuan Yonif 915/Bituo di Boalemo

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:52 WITA

Munasir Asal Bunyi: Utang Daerah Punya Bukti Nyata, Publik Menagih Transparansi Keuangan Pemerintah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:22 WITA

Tingkatkan Kualitas Guru PAUD, Dikbud Boalemo Gelar Bimtek untuk Mananggu dan Botumoito

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:46 WITA

IKA PMII Boalemo Gelar Yasinan dan Tahlil untuk Fathan Subchi, Diskusi Bergerak dan Berdampak Mengemuka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:35 WITA

Semarak Festival Literasi 2026: Lahmudin Hambali Ajak Warga Boalemo Jadikan Membaca Sebagai Gaya Hidup

Berita Terbaru