Haryono Bokingo: Kebaya, Bukan Sekadar Kain, Tapi Identitas Bangsa!

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 11:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) — Semangat pelestarian budaya dan penguatan identitas perempuan Indonesia digaungkan segenap jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Boalemo dalam memperingati Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada hari ini, Tanggal, 24 Juli 2025.

Direktur PDAM Tirta Boalemo, Haryono Bokingo, secara khusus menyampaikan ucapan selamat dan mengajak seluruh masyarakat untuk kembali memaknai filosofi di balik busana tradisional ini.

Dalam pernyataannya, Haryono Bokingo menyoroti peran penting kebaya yang melampaui sekadar pakaian. “Selamat Hari Kebaya Nasional untuk seluruh perempuan Indonesia!ujar Haryono dengan antusias.

Kebaya bukan sekadar busana yang indah, tapi lebih dari itu, kebaya adalah cerminan kekayaan budaya dan kehormatan perempuan Indonesia.”

Menurut Haryono, kebaya menyimpan nilai-nilai luhur bangsa, mulai dari kesederhanaan, keanggunan, hingga ketangguhan. Memperingati Hari Kebaya Nasional berarti turut menjaga warisan leluhur dan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya yang unik ini.

Sebagai bagian dari bangsa yang besar ini, kita memiliki tanggung jawab moral untuk melestarikan kebaya. Dengan memakainya, kita tidak hanya merayakan keindahan, tetapi juga menghormati sejarah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” tambah Haryono.

Ia berharap, peringatan Hari Kebaya Nasional ini dapat menjadi momentum bagi seluruh perempuan Indonesia, khususnya di Boalemo, untuk semakin mencintai dan melestarikan kebaya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas nasional.

PDAM Tirta Boalemo sendiri menunjukkan dukungan terhadap peringatan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA