Fraksi Demokrat Dorong Perda Tanggung Jawab Sosial dan Perda Pertambangan

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 21:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id — (DPRD Boalemo) – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Boalemo, Hi. Hardi Syam Mopangga, mendorong dua rancangan peraturan daerah (Ranperda) strategis untuk segera dibahas dan ditetapkan sebagai dasar hukum arah pembangunan daerah.

Dua regulasi tersebut adalah Perda Tanggung Jawab Sosial (TJS) atau yang lebih dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR), serta Perda Pertambangan Daerah, yang dinilai krusial untuk menopang ekonomi masyarakat dan menjaga tata kelola sumber daya alam secara berkelanjutan.

“Kedua Perda ini penting, bukan hanya sebagai pelengkap regulasi, tapi sebagai pijakan arah pembangunan Boalemo ke depan. Kita ingin pembangunan ekonomi berjalan, tapi juga harus berpihak pada masyarakat dan berkeadilan,” tegas Hardi Syam Mopangga di ruang Sidang Paripurna , Senin (11/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Boalemo perlu memiliki payung hukum daerah yang kuat untuk memastikan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan berjalan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Baca Juga :  Selain Rekomendasi BPKP, Ini alasan PDAM Tirta Boalemo naikan Tarif

Hal itu, kata Hardi, sejalan dengan Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025, yang menekankan pentingnya sinkronisasi program CSR dengan rencana pembangunan daerah.

“Dalam Permendagri itu disebutkan bahwa pemerintah daerah perlu mengintegrasikan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan ke dalam perencanaan pembangunan daerah dan penganggaran tahun berjalan,” jelasnya.

Hardi menegaskan, hal tersebut bukan berarti dana CSR harus menjadi bagian langsung dari APBD, tetapi program dan arah pelaksanaannya harus terkoordinasi dan tercermin dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, sebagaimana amanat regulasi terbaru.

Baca Juga :  Tinjau Korban Banjir di Potanga, Masyarakat: “Terima Kasih Pak Gubernur Gusnar Ismail!”

Fraksi Demokrat menilai, keberadaan Perda TJS akan menjadi instrumen hukum yang mengikat perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Boalemo agar menyalurkan program CSR secara transparan, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Selama ini, banyak perusahaan beroperasi tanpa arah tanggung jawab sosial yang jelas. Ada yang menyalurkan CSR, tapi tidak melalui mekanisme yang bisa dikontrol pemerintah daerah. Maka perda ini kita dorong agar pemerintah punya dasar hukum untuk mengatur dan mengawasi,” ujar Hardi.

Selain mendorong Perda TJS, Fraksi Demokrat juga menilai pentingnya Perda Pertambangan Daerah. Menurut Hardi, Boalemo memiliki wilayah yang kaya potensi mineral dan menjadi daerah terdampak aktivitas pertambangan dari wilayah sekitar, seperti Kabupaten Pohuwato.

Karena itu, diperlukan regulasi yang mengatur pemanfaatan, perlindungan kawasan, hingga dampak sosial-lingkungan akibat kegiatan tambang.

Baca Juga :  Makan Bersama. 4 Partai Bakal Usung Rum Pagau di Pilkada Boalemo??

“Kita ini bukan daerah tambang, tapi ikut menanggung dampaknya. Maka Boalemo perlu punya Perda yang mengatur tata ruang, lalu lintas hasil tambang, serta perlindungan sosial masyarakat di wilayah terdampak,” tegasnya.

Politisi yang dikenal berkarisma itu menilai, regulasi tersebut akan memperkuat posisi Pemerintah Daerah Boalemo dalam menyusun kebijakan ekonomi yang berbasis lingkungan dan berkeadilan sosial.


Hardi juga mendorong agar pembahasan kedua Ranperda itu menjadi prioritas pada tahun kedua pemerintahan Pagau–Hambali, selaras dengan semangat membangun kemandirian ekonomi daerah dan keberlanjutan pembangunan.

“Kami dari Fraksi Demokrat siap menjadi inisiator dan pengawal pembentukan dua perda penting ini. Ini langkah strategis untuk memperkuat arah pembangunan Boalemo lima tahun ke depan,” tutup Hardi.

Berita Terkait

Hot Sprint Disparpora Boalemo, Ajang Menjaring Bibit Atlet Muda
Rum Pagau Sampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD 2027, Fokus pada Kemandirian Fiskal dan Kualitas Belanja
Perkuat Kinerja Organisasi, Dikbud Boalemo Gelar Serah Terima Jabatan
Bupati Rum Pagau Pimpin Upacara Kirab Lambang Satuan Yonif 915/Bituo di Boalemo
Munasir Asal Bunyi: Utang Daerah Punya Bukti Nyata, Publik Menagih Transparansi Keuangan Pemerintah
Tingkatkan Kualitas Guru PAUD, Dikbud Boalemo Gelar Bimtek untuk Mananggu dan Botumoito
IKA PMII Boalemo Gelar Yasinan dan Tahlil untuk Fathan Subchi, Diskusi Bergerak dan Berdampak Mengemuka
Semarak Festival Literasi 2026: Lahmudin Hambali Ajak Warga Boalemo Jadikan Membaca Sebagai Gaya Hidup

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:36 WITA

Hot Sprint Disparpora Boalemo, Ajang Menjaring Bibit Atlet Muda

Senin, 2 November 2026 - 22:49 WITA

Rum Pagau Sampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD 2027, Fokus pada Kemandirian Fiskal dan Kualitas Belanja

Senin, 2 November 2026 - 19:36 WITA

Perkuat Kinerja Organisasi, Dikbud Boalemo Gelar Serah Terima Jabatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:05 WITA

Bupati Rum Pagau Pimpin Upacara Kirab Lambang Satuan Yonif 915/Bituo di Boalemo

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:52 WITA

Munasir Asal Bunyi: Utang Daerah Punya Bukti Nyata, Publik Menagih Transparansi Keuangan Pemerintah

Berita Terbaru

Advertorial

Hot Sprint Disparpora Boalemo, Ajang Menjaring Bibit Atlet Muda

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:36 WITA