Fraksi Persatuan Indonesia Soroti KUA-PPAS 2026: Pembangunan Boalemo Harus Merata dan Berorientasi Kesejahteraan

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 22:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(DPRD BOALEMO) – Fraksi Persatuan Indonesia (F-PI) DPRD Kabupaten Boalemo mendesak Pemerintah Daerah untuk menjadikan pemerataan dan keadilan wilayah sebagai fokus utama dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2026.
Penegasan ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi, Muksin Abdul Manaf, dalam rapat paripurna di ruang sidang DPRD Boalemo, Selasa (11/11/2025).

Menurut F-PI, penyusunan KUA-PPAS 2026 harus menjadi instrumen strategis untuk memajukan daerah, bukan sekadar merumuskan angka.
Pembangunan Boalemo tahun 2026 harus menegaskan komitmen pemerataan antarwilayah, tidak hanya terfokus di pusat pemerintahan, tetapi menjangkau seluruh kecamatan dari Monanggu hingga Paguyaman,” ujar Muksin Abdul Manaf.

Tiga Pilar Utama yang Didorong Fraksi:

1. Penguatan Fiskal dan PAD: Fraksi meminta Pemda mengoptimalkan aset, melakukan digitalisasi sistem pajak dan retribusi, serta mendorong investasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemandirian fiskal.
2. Anggaran Produktif: Belanja daerah harus difokuskan pada sektor produktif seperti pembangunan jalan, jembatan penghubung, irigasi pertanian, serta fasilitas dasar seperti air bersih, pendidikan, dan kesehatan.
3. Ekonomi Kerakyatan dan Akuntabilitas: Fraksi menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas SDM, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Masih soal dugaan Perdis Fiktif. Memanas! Ban Dibakar di Kejari Boalemo, Kejaksaan dituding Tak Berani Sentuh Pimpinan DPRD

Muksin menegaskan bahwa setiap anggaran daerah harus memiliki dampak nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan hanya sekadar terserap dalam laporan administratif.
Fraksi Persatuan Indonesia berharap pokok-pokok pikiran ini diakomodir secara serius dan menjadi catatan strategis DPRD dalam penetapan KUA-PPAS 2026.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA