Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis (BOALEMO) – Dalam rangka menciptakan lingkungan bersih dan sehat, Pemuda Patimura (Karang Taruna Patimura) sukses menggelar aksi Bakti Sosial berskala besar pada Kamis (2/7/2026).

Mengusung tema “Wujudkan Desa Sehat, Tanpa Demam Berdarah Dengue (DBD), Bebas Jentik untuk Generasi Masa Depan”, kegiatan ini berpusat di Desa Pentadu Timur, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.

Aksi kemanusiaan dan lingkungan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Pemuda Patimura dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Gorontalo, UPP Pelabuhan Tilamuta, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo, Dinas Kesehatan, serta unsur TNI-Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi Lintas Sektor Bersihkan Lingkungan dan Periksa Kesehatan Gratis

Aksi nyata di lapangan dibalut dengan kegiatan pembersihan sampah secara massal dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Pentadu Timur. Guna meminimalisir akar permasalahan dari jentik nyamuk penular DBD dan Malaria, personil gabungan turun langsung ke lokasi.

Sinergi kuat ini turut dibantu oleh:

  • Angkatan Laut Pos Tilamuta

  • Polairud Polda Gorontalo

  • Satpol-PP Kabupaten Boalemo

  • Staf UPP Pelabuhan Tilamuta

  • Masyarakat setempat

Darurat Sampah di Boalemo Jadi Sorotan

Dalam sambutannya, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo yang diwakili oleh Asisten I Pemerintahan Setda Boalemo, Ir. Rowatita Manto, menekankan bahwa pengelolaan sampah masih menjadi persoalan krusial yang memerlukan perhatian serius dan solusi jangka panjang.

Di Kabupaten Boalemo saja, produksi sampah mencapai 20 ton per hari. Sementara itu, kapasitas armada yang kita miliki saat ini terbatas, hanya ada 1 mobil dump truck,” ungkap pejabat yang akrab disapa Wita Manto itu.

Tantangan makin berat mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berada di Desa Polohungo, Kecamatan Dulupi, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat ibu kota kabupaten. Oleh karena itu, gerakan swadaya masyarakat seperti ini dinilai sangat membantu pemerintah daerah.

Baca Juga :  57 Hari Lagi, KPU Boalemo Terima logistik Pilkada tahun 2024

Inovasi “Te Atin” Jadi Solusi Murah Cegah Nyamuk

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan Kelas I Gorontalo, Tuti Jumriah Alwi, S.Si, M.Kes, mengaku sangat bangga dan senang dengan antusiasme serta jalannya giat bakti sosial ini.

Pada kesempatan tersebut, BKK Gorontalo memperkenalkan inovasi alat pengusir nyamuk bernama “Te Atin”.

Inovasi ini sangat sederhana, murah, dan ramah lingkungan. Dengan bahan baku yang mudah tersedia di sekitar kita, ‘Te Atin’ diharapkan bisa menjadi upaya preventif yang efektif dalam mencegah penyebaran penyakit DBD dan Malaria di lingkungan keluarga,” jelas Tuti.

Apresiasi Regulasi dan Langkah Preventif Kesehatan

Baca Juga :  Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi jadi atensi Fraksi Nasdem di Paripurna APBD-P Kabupaten Boalemo

Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, SST., M.Kes. Ia memuji inisiatif kolektif yang melibatkan pemuda, pemerintah desa, kecamatan, hingga jajaran TNI-Polri.

Sutriyani menambahkan bahwa penanganan penyakit bersumber binatang seperti DBD dan Malaria memang membutuhkan kepatuhan terhadap regulasi kesehatan, terutama terkait penguatan surveilans jentik nyamuk dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Berdasarkan regulasi pencegahan penyakit menular, keterlibatan aktif masyarakat dalam gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang, plus menghindari gigitan nyamuk) merupakan kunci utama memutus mata rantai penularan, yang secara hukum dan teknis terus digalakkan oleh Kementerian Kesehatan demi mencapai target eliminasi Malaria dan penurunan kasus DBD.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Kabupaten Boalemo untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan demi masa depan generasi yang lebih sehat dan bebas penyakit.

Berita Terkait

Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit
Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:52 WITA

Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:18 WITA

Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:32 WITA

Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Berita Terbaru