Pembangunan Fisik atau TKOD ASN/Gaji Honorer ??

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2020 - 18:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Konsultasi Oleh TAPD dan Banggar DPRD Boalemo bersama TAPD Pemerintah Provinsi. foto : Trilogis22

Suasana Konsultasi Oleh TAPD dan Banggar DPRD Boalemo bersama TAPD Pemerintah Provinsi. foto : Trilogis22

Trilogis.id_(Boalemo) – Walaupun belum temukan titik terang seperti diberitakan salah satu media online lokal, TAPD dan Banggar DPRD Baolemo seriusi KUPA-PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020.

Hal itu dibuktikan dengan upaya Konsultasi dari Tim KUPA-PPAS yang teridiri dari TAPD dan Banggar menyambangi Pemerintah Provinsi, siang (selasa 22/9) tadi.

Dihadapan TAPD Pemprov, Tim yang dipimpin Ketua DPRD Baolemo Eka Putra memaparkan materi konsultasi yang membuat KUPA belum ditetapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramai diperbincangkan, TOKD ASN/Gaji honorer menjadi pembahasan utama dalam Konsultasi yang berlangsung di Ruang Aula Pemprov Gorontalo itu.

Baca Juga :  Jalankan UU, Sekda Boalemo warning pemilik bangunan sepadan jalan

Pasalnya, Aspirasi terkait TKOD dan Gaji Honorer disuarakan dalam pemandangan umum Fraksi-fraksi dalam Paripurna belum lama ini.

Harijanto Mamangkey. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPDR Baolemo. foto : Trilogis22

Bahkan, pada kesempatan yang itu, Harijanto Mamangkey mengungkapkan bahwa TKOD ASN/Gaji Honor merupakan janji Politik dan tertuang dalam RPJMD tahun 2017-2022, hingga perlu dipertimbangkan untuk tetap dimasukan dalam KUPA APBD Perubahan tahun 2020.

Merespon persoalan tersebut, TAPD Pemprov yang diwakili Asisten III Iswanta menyarankan kepada TAPD Kabupaten Boalemo, agar melakukan pendalaman dan kajian terhadap KUPA sebelum disodorkan kepada Banggar DPRD.

“Karena TKOD dan Gaji Honor tertuang dalam RPJMD, saya sarankan kepada TAPD matangkan dulu di internal Pemerintah terkait anggaran yang berpotensi bisa digeser sebelum disodorkan kepada Banggar untuk dibahas”, ungkap Iswanta.

Senada dengan itu, Kepala Pengadaan Barang dan Jasa Meykowati Isa menyampaikan jika anggarannya tidak tersedia, sesuai dengan Regulasi dimungkinkan untuk menunda beberapa pekerjaan Pembangunan demi membayarkan TKOD/Gaji Honor namun tetap sesuai kondisi daerah masing-masing.

Baca Juga :  TPPS Boalemo genjot Stunting turun sesuai target Nasional

Sementara itu, Mewakili TAPD Kabupaten Boalemo,Kepala Inspektorat Musafir Bempah mengaku akan menyampaikan hasil pertemuan itu kepada pemerintahd dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Boalemo.

Berita Terkait

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA