Janji Bupati soal TPP ASN Boalemo di Ujung Tanduk: Pembahasan APBD-P Terkendala Anggaran

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 13:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) — Harapan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Boalemo untuk mendapatkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) di semester kedua tahun 2025 kini berada di ujung tanduk.

Meskipun TPP telah menjadi salah satu janji politik utama Bupati Rum Pagau, pembahasan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan menunjukkan bahwa anggaran yang tersedia hanya mencukupi untuk enam bulan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan ASN, mengingat TPP merupakan salah satu instrumen penting untuk menunjang kinerja dan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tunjangan ini diharapkan dapat menjadi angin segar di tengah berbagai tantangan yang dihadapi oleh pemerintahan PAHAM saat ini.

Baca Juga :  Seluruh Fraksi DPRD Boalemo minta Pemda Percepat TPP ASN dan Insentif Aparat Desa

Namun, laporan yang terpantau dari pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Boalemo mengindikasikan bahwa TPP semester kedua berpotensi tidak terbayarkan.

Anggota Banggar DPRD, Hardi, mengakui bahwa TPP ASN menjadi perhatian utama para wakil rakyat.

Pada prinsipnya, Anggota DPRD juga menjadikan TPP ASN ini sebagai perhatian utama. Tunjangan kinerja mereka tetap kami pikirkan, namun semua tetap berdasarkan pada kemampuan keuangan,” ujar Hardi.

Pernyataan ini menggarisbawahi dilema yang dihadapi pemerintah daerah, di mana keinginan untuk memenuhi janji politik berhadapan dengan realitas keterbatasan anggaran.

Baca Juga :  Bersama PKK Provinsi, Dikes Boalemo Canangkan ILP 3 Desa

Meskipun demikian, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyatakan akan terus berupaya mencari solusi serius untuk persoalan ini demi mendukung komitmen Bupati Boalemo.

Masyarakat dan ASN kini menantikan kejelasan dari pemerintah daerah dan DPRD. Pertanyaannya, apakah janji politik akan terwujud atau harus kandas di tengah jalan akibat keterbatasan anggaran? Nasib ribuan ASN dan kualitas pelayanan publik di Boalemo kini sangat bergantung pada kemampuan TAPD untuk menemukan jalan keluar dalam pembahasan APBD Perubahan mendatang

Berita Terkait

Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta
Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:18 WITA

Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:32 WITA

Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Berita Terbaru