Corona Belum Berakhir. LAPAS kelas IIA Palu batasi kunjungan keluarga Napi

- Jurnalis

Rabu, 3 Maret 2021 - 10:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (SULTENG) – Masih dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIA Palu belum mengijinkan keluarga untuk membesuk.

“Dengan mempertimbangkan penyebaran covid-19 yg masih terjadi hingga saat ini, kunjungan langsung oleh pihak keluarga maupun kaum kerabat kepada narapidana masih dibatasi di lapas dan rutan”.

Hal itu diungkapkan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Yun Benyamin Pagayang ketika ditemui, rabu 04-03-2021.

Pembatasan kunjungan ini juga sebagai langkah yang diambil demi menjaga kondisi kesehatan ratusan warga binaan yang tengah mendekam di lapas serta rutan agar tidak terinfeksi.

“supaya tidak terjadi kontak langsung antara orang luar dengan warga binaan, belum lagi, akhir-akhir ini perubahan cuaca, jadi virus flu, tenggorokan dan demam banyak menyerang masyarakat,” kata Benyamin.

Dengan mempertimbangkan situasi pandemi saat ini, Pihaknya mengaku belum bisa memastikan kapan kunjungan langsung bisa dilakukan lagi, karena pihaknya menunggu kebijakan pusat.

Baca Juga :  Hati-hati!, Boalemo ada 49 klaster covid-19

Meski demikian, Benyamin menuturkan untuk pihak keluarga masih bisa berkomunikasi dengan warga binaan secara virtual menggunakan sarana dan prasarana yang tersedia.

“Keluarga dan kerabat dari napi masih bisa berkomunikasi secara virtual. Kami sudah menyediakan fasilitasnya. Tak hanya itu, kepada wartawan media ini dirinya juga menyampaikan bahwa pihak keluarga bisa menitipkan keperluan para warga binaan kepada anggota kami yang bertugas” tutupnya. (Rasya/Tr02)

Berita Terkait

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Berita Terbaru