RISMA Kelurahan Taipa Komitmen Hidupkan TPA Alkhairaat

- Jurnalis

Rabu, 13 Oktober 2021 - 15:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Palu-Sulteng) – Pemuda Kelurahan Taipa yang tergabung dalam Remaja Islam Masjid Kelurahan Taipa melakukan silaturahmi ke Tempat Pengajian Anak (TPA) Alkhairaat Karemea Kelurahan Taipa di Jl. Moh. Amin Kelurahan Taipa, Minggu (10/10/2021).

Kedatangan beberapa orang pengurus Risma Kelurahan Taipa tersebut merupakan representasi dari semua abnaul khairaat TPA Karemea Alkhairaat Kelurahan Taipa.

Kepada Trilogis.id, Moh. Rafig selaku kordinator mengatakan, maksud dan tujuan silaturahmi dengan mendatangi TPA Alkhairaat Karemea guna meneruskan amanah para abnaul khairaat yang beberapa hari lalu mengumpulkan donasi untuk membantu penyediaan alat belajar mengajar di TPA Alkhairaat Karemea.

“TPA Alkhairaat Karemea ini sudah banyak melahirkan murid-murid lintas generasi. Sejak berdirinya, TPA yang didirikan langsung oleh Ustad Raqib Dg Mabadja ini sampai sekarang terus menjadi tempat belajar mengajar anak-anak di Kelurahan Taipa, bahkan di luar Taipa,” Ujarnya.

Di tempat yang sama, salah satu tokoh pemuda Kelurahan, Jois Laota, menyampaikan, jumlah santri di TPA Karemea semakin banyak, sementara ruang belajar mengajar anak sudah tidak memadai.

Baca Juga :  HUT Korpri, Sherman Moridu ingatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat

“Sebagai tokoh pemuda, kami berkomitmen akan terus menghidupkan TPA Karemea ini, Tempat-tempat seperti ini masih luput dari perhatian kita semua,” Ucap Jois

Setelah berbincang-bincang tentang keadaan dan kondisi para santri yang semakin banyak, para santri menerima donasi para abnaul khairaat yang diserahkan langsung oleh Imam Nahrawi Lahotja dan di Terima langsung oleh Ustadz Raqib Dg Mabadja selalu pendidik dan pendiri TPA Alkhairaat Karemea.

 

Berita Terkait

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Eduart Wolok, Ketua Majelis Rektor Diam. BEM UNG: Daulat Intelektual Terancam!
Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:17 WITA

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Selasa, 28 April 2026 - 19:03 WITA

Eduart Wolok, Ketua Majelis Rektor Diam. BEM UNG: Daulat Intelektual Terancam!

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Advertorial

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:17 WITA