Dikes Boalemo gelar Rakor Bebas Pasung untuk ODGJ

- Jurnalis

Selasa, 12 Juli 2022 - 14:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikes Boalemo) – Bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan jiwa yang optimal bagi setiap individu, keluarga dan masyarakat dengan pendekatan promotif, preventif, akuratif dan Rehabilitatif, Pemerintah Daerah melalui  Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo gelar Rapat Koordinasi Bebas Pasung Tingkat Kabupaten Boalemo tahun 2022, di aula Grand Amalia hotel Selasa,12-07-2022

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sutriyani Lumula S.ST.,M.Kes.,saat memberikan sambutan dalam kegiatan untuk orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) yang sempat di pasung.

Menurutnya, Pelayanan Kesehatan terhadap ODGJ merupakan Amanah UUD pasal 28 h tahun 1945.

Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat berhak memperoleh pelayanan kesehatan,” terang Sutriyani Lumula.

Kata Sutri, Berdasarkan data WHO, pada tahun 2017 terdapat Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berat.

Sesuai dengan data WHO, burden of disease akibat jiwa adalah 2.463.290 per 100.000 penduduk, sedangkan burden of disease bunuh diri adalah 3,4 per 100.000 penduduk. Berdasarkan data riskesdas 2018 didapat kasus ODGJ berat adalah 1,8 per 1000 penduduk atau 429.332 ODGJ berat,” beber Srikandi Boalemo itu.

Sehingga, dengan adanya rapat koordinasi tersebut, Sutriyani berharap bisa meningkatkan kepemilikan program keswa, meningkatkan kerjasama lintas sektor, dan meningkatkan kegiatan ini pengendalian penyakit tidak menular dengan melakukan inovasi baik tingkat puskesmas maupun kabupaten.

Baca Juga :  PKB Jadi Program Solutif Dikes Boalemo untuk masyarakat yang Jauh

Selain itu, menurut Laporan Panitia, tujuan lain dari kegiatan tersebut adalah menyusun kerja penanganan ODGJ dikabupaten Boalemo.

Mega Suleman saat membacakan Laporan panitia.ist

Kegiatan ini juga bertujuan menyusun kerjapenanganan ODGJ dikabupaten Boalemo, mendorong terlaksana Program bebas pasung di kabupaten Boalemo, melakukan identifikasi ODGJ, dan melalukan identifikasi dan advokasi permasalahan ODGJ,” kata Mega Suleman dalam Laporan panitianya.

Berita Terkait

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Senin, 22 Juni 2026 - 12:30 WITA

PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Berita Terbaru