2968 Pohon ditanam oleh KPPS. Yuyun Antu: Komitmen KPU dalam Pelestarian Lingkungan

- Jurnalis

Kamis, 25 Januari 2024 - 11:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (KPUD Baolemo) – Jelang Pemilu tahun 2024 yang hanya tersisa 19 hari lagi, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Boalemo tak hanya menjadi penyelenggaraan Pemilihan Umum, Kali ini, bersama seluruh 2968 KPPS Se-kabupaten Boalemo menggelar Penanaman Pohon sebagai bentuk pelestarian lingkungan diwilayah masing-masing.

Pohon tersebut ditanam secara serentak diseluruh Indonesia, Kamis, 25-01-2024. Jika diakumulasikan, untuk Kabupaten Boalemo berjumlah 424 Pohon sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Boalemo.

Menurut Ketua KPUD Kabupaten Boalemo, Yuyun Antu SE, Penamaan Pohon secara serentak itu merupakan komitmen KPU untuk melestarikan lingkungan.

Dalam proses dan hasil Pemilu ini, kita sering menggunakan kertas. Bahan dasar pembuatan kertas itu dari Pohon. Jadi alangkah baiknya kita mengganti kembali pohon yang ditebang untuk bahan kertas ini. Apalagi Pemilu ini untuk seluruh Indonesia. Ada  banyak pohon juga yang ditebang untuk kertas yang digunakan pada Pemilu,” Terang Yuyun.

Pasalnya, dalam proses, tahapan hingga hasil Pemilihan Umum menggunakan kertas yang sumbernya pun dari Pohon. Sehingga atas alasan itu, KPU berkomitmen untuk kembali menanam pohon untuk menggantikannya dengan tidak menemukan jenisnya dan bebas untuk ditanam dimana saja.

Baca Juga :  Masuk Tahapan DCS, Bawaslu siap terima sengketa dari Peserta Pemilu

Dengan upaya positif itu, Yuyun berharap agar bisa memberikan dampak yang baik bagi masyarakat agar lebih melestarikan lingkungan.

Terpantau, Yuyun yang terjadwal di Kecamatan Dulupi, turut didampingi, Camat Dulupi, Danramil Dulupi, Kapolsek Dulupi, dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Dulupi.

Berita Terkait

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Berita Terbaru