Kecaman untuk Humas DPW Nasdem Gorontalo soal Dugaan Penghinaan dan Penistaan Pers oleh Rum Pagau

- Jurnalis

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Gorontalo) – Pernyataan resmi tentang provokasi massa aksi yang disampaikan oleh humas DPW Partai NasDem Gorontalo, Alyun Hippy mendapat kecaman langsung dari Ketua Pro Jurnalismedia Siber.

Dimana menurut Johan Rumampuk bahwa pernyataan Alyun Hippy dianggap tidak sesuai kejadian dan fakta yang ada dilapangan. Dimana seluruh Jurnalis dan kepolisian yang mengawal aksi yang akan menuju Polda Gorontalo menjadi saksi dari sikap arogan kader Partai NasDem tersebut.

Jangan jadi seorang Pembohong. Bahkan para anggota Polri pun melihat kalau dia (Alyun Hippy) yang memanggil kami dengan cara melambaikan tangan. Pernyataan dia (Alyun) ini memang tidak bisa dipercaya. Mengajak untuk berdialog? Padahal, dia sendiri yang bilang “Ba Demo Kamari Disini Ngoni.” Tegas pria yang akrab disapa Jhojo itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Jhojo, Alyun Hippy memang melakukan provokasi dan memicu ketegangan saat berlangsungnya sebuah aksi yang dilakukan oleh puluhan wartawan yang saat itu tengah menuju Mapolda Gorontalo.

Namun, pihak Nasdem melalui Press Release-nya menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan upaya untuk mendiskreditkan partai. Bagaimana mungkin saya membuat keributan ditempatnya orang, rekaman video kami jelas bahwa dia (Alyun) yang melambaikan tangan sambil memanggil-manggil kami untuk singgah di kantor Nasdem.” Ungkap Jhojo

Lanjut Jhojo, Alyun mengatakan dirinya melambaikan tangan dari tempat duduk yang terletak di teras kantor DPW NasDem Gorontalo. Menyapa kawan kawan Pro Jurnalis Media Siber yang sedang berorasi dari atas mobil, tengah melintas di depan kantor NasDem.

” Ayolah, Jangan memutarbalikan fakta agar terlihat gagah dihadapan para petinggi Partai NasDem. Rahmat Gobel orang baik di Gorontalo, jangan rusak citra beliau dengan cara-cara kotor seperti itu.” Tegas Jhojo

Jhojo pun membantah bahwa menurut Partai NasDem Gorontalo bahwa dikarenakan dirinya sebagai korlap aksi sudah dalam keadaan emosi. Maka dialogpun tidak terjadi.

Kita bisa membedakan bahwa yang salah itu tetap salah dan sesuatu yang benar itu tetaplah benar. Titik aksi kami di Polda Gorontalo. Dia (Alyun) yang memanggil-manggil kami untuk singgah ke Kantor DPW Nasdem. Perbuatan yang dibuatnya sendiri dan tiba-tiba membuat sebuat opini bahwa NasDem adalah korban.” Jelas Jhojo

Atas sikapnya itu, Jhojo meminta Alyun Hippy belajar lagi. bukan hanya mencari sensasi dan kemudian cari panggung.

Alyun belajar lagilah dulu. Katanya mantan wartawan senior, tapi silahkan nilai sendiri sikapnya dia,” ujarnya.

Jhojo berharap Ketua DPW Nasdem Gorontalo Rachmad Gobel dapat lebih selektif memilih kader yang akan ditempatkan diposisi yang berhubungan langsung dengan mitra kerjanya.

Sehingga nama baik Partai Nasdem di Gorontalo tidak tercoreng dengan oknum-oknum kader seperti Alyun ini, yang bertindak tanpa berfikir terlebih dahulu,” tukasnya.(Rls)

Baca Juga :  Kapolres Boalemo sidak Stok Pangan, Berikut update Harga minyak goreng!

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA