Trilogis .id_ (Gorontalo) – 30 Agustus 2025 – Dewan Pimpinan Pusat Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) menyatakan dukungan penuh kepada Presiden RI Prabowo Subianto, sekaligus mengapresiasi pidato kenegaraan Presiden pada 15 Agustus 2025 yang dinilai selaras dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Ketua DPD ARUN Provinsi Gorontalo, Isran Rahmat Febriansyah, SH, menyampaikan bahwa pidato Presiden tersebut memperlihatkan keberpihakan nyata kepada rakyat.
“Kami mengapresiasi Pidato Presiden pada 15 Agustus 2025, itu bukti nyata keberpihakan Presiden terhadap amanat Pasal 33 UUD 1945,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Isran juga menegaskan dukungan ARUN terhadap sikap tegas Presiden yang menyampaikan duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan serta memerintahkan penyelidikan transparan atas insiden dalam aksi massa belakangan ini.
“Komitmen Presiden untuk menegakkan hukum tanpa pengecualian adalah langkah penting menjaga keselamatan warga negara,” tambahnya.
Empat Sikap ARUN
Dalam menyikapi dinamika sosial dan politik, Isran Rahmat Febriansyah menyampaikan empat sikap resmi ARUN
Menjaga Persatuan dan Kewaspadaan Digital
“Kami mengimbau seluruh anggota ARUN di wilayah Gorontalo dan masyarakat luas untuk tetap tenang, menjaga persatuan, dan waspada terhadap disinformasi. Aspirasi harus disampaikan secara damai dan bermartabat, serta informasi wajib diverifikasi sebelum disebarkan,” kata Isran.
Sepakat dengan Arah Presiden
Isran menyatakan sepakat dengan ajakan Presiden dalam pidato 15 Agustus 2025.
“Dengan persatuan dan kerja sama yang solid, kita bisa menghadapi tantangan global dan mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan mandiri,” tegasnya.
Apresiasi kepada Mahasiswa
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya mahasiswa, yang menyuarakan kritik secara damai.
”Suara mahasiswa adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan bangsa. Itu harus dihargai, bukan dibungkam,” ucapnya.
Jaga Ketertiban dan Hindari Provokasi
Menurut Isran, menjaga ketertiban umum adalah tanggung jawab bersama. “Jangan terprovokasi aksi kekerasan. Unjuk rasa damai adalah jalur terhormat untuk menyampaikan aspirasi, dan marwah perjuangan itu harus kita jaga,” jelasnya.
Harapan ARUN
Isran menegaskan bahwa pernyataan sikap ini merupakan panggilan moral untuk meredam ketegangan sosial-politik melalui dialog dan keterbukaan.
“Unjuk rasa damai bagian dari demokrasi, tapi jangan sampai perbedaan pendapat merusak persaudaraan kita sebagai bangsa. Komitmen ARUN jelas: menjaga NKRI, memperkuat persatuan, dan mendukung langkah Presiden dalam menegakkan hukum serta mensejahterakan rakyat,” pungkasnya.


















