Bupati Joune Ganda seriusi Kisruh Pembebasan lahan Rumah Sakit Miliaran rupiah

- Jurnalis

Rabu, 3 Maret 2021 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Minut) – Pengembangan dan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis menyita perhatian sejumlah Pihak di Minahasa Utara.

Pengembangan RSUD ini dinilai bermasalah dalam Pembebasan lahan Perluasan Rumah Sakit yang bernilai 19,5 M itu.

Dari pantauan media ini, Rabu (03/03) tadi, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda sementara mengumpulkan info terkait pembayaran pembebasan lahan seluas 1,9 Ha itu.

“Saat ini kami sudah menerima beberapa informasi-masukan mengenai pembelian tanah tersebut. Dan saat ini kami sementara mengumpulkan informasi awal,” kata Bupati  saat jumpa pers bersama awak media di Atrium Kantor Bupati Rabu (3/3) pagi tadi.

Menurutnya, dalam pembayaran oleh Pemerintah Daerah sebelumnya terdapat ada kejanggalan. Pasalnya, Kondisi dilapangan, sesuai dengan hasil pantauan lapangan dari anggota DPRD Minut, lokasi tersebut ternyata berbeda berjauhan dengan RSUD

“Dari hasil pantauan, lokasi lahan tersebut diketahui berdekatan dengan RSUD, namun hasil ini tidak sesuai dengan hasil pantauan lapangan dari anggota DPRD MINUT, lokasi tersebut ternyata berbeda berjauhan dengan RSUD, tidak sesuai dengan apa yang disampaikan awal” ungkap Bupati yang belum lama ini dilantik Gubernur Olly Dondokambey.

Meski demikian, Bupati yang mengaku masih akan mengumpulkan informasi, menyampaikan belum ada kesimpulan terkait permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Joune Ganda-Kevin William Lotulung Terus Tekan angka Stunting di Minut

“kami Sedang dalam menggali bukti awal. Jadi, apabila itu sesuai prosedur kita akan memberitahu kepada masyarakat bahwa itu sesuai prosedur,Namun jika lahan tersebut ternyata tidak sesuai prosedur, pihaknya akan mengambil langkah-langkah hukum,” pungkasnya. (Meydi)

Berita Terkait

Rum Pagau Sampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD 2027, Fokus pada Kemandirian Fiskal dan Kualitas Belanja
Perkuat Kinerja Organisasi, Dikbud Boalemo Gelar Serah Terima Jabatan
Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada
Buka HLM Neraca Pangan, Bupati Rum Pagau Soroti Paradox Pertumbuhan Ekonomi dan Dorong Komoditas Tanaman Tahunan
Buka Sosialisasi Validasi Data Bantuan Sarana Keterampilan Menulis, Bupati Rum Pagau dan Kadisdikbud Ahman Sarman Wanti-Wanti Dampak Negatif Gadget pada Anak
Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:49 WITA

Rum Pagau Sampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD 2027, Fokus pada Kemandirian Fiskal dan Kualitas Belanja

Senin, 2 November 2026 - 19:36 WITA

Perkuat Kinerja Organisasi, Dikbud Boalemo Gelar Serah Terima Jabatan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada

Kamis, 17 September 2026 - 17:14 WITA

Buka HLM Neraca Pangan, Bupati Rum Pagau Soroti Paradox Pertumbuhan Ekonomi dan Dorong Komoditas Tanaman Tahunan

Rabu, 16 September 2026 - 17:18 WITA

Buka Sosialisasi Validasi Data Bantuan Sarana Keterampilan Menulis, Bupati Rum Pagau dan Kadisdikbud Ahman Sarman Wanti-Wanti Dampak Negatif Gadget pada Anak

Berita Terbaru