Trilogis.id_(Gorontalo) — Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Gorontalo yang digelar pada Selasa, 2 Desember 2025, di Gedung GPCC Kota Gorontalo menetapkan Dedy Hamzah sebagai Bendahara Umum DPD PDI Perjuangan Gorontalo.
Keputusan ini menjadi sorotan utama, mengingat posisi bendahara memegang peran vital dalam menjaga ritme organisasi dan akuntabilitas keuangan partai.

Penetapan Dedy Hamzah disambut positif oleh peserta Konferda. Sosoknya dinilai memiliki kapasitas manajerial yang kuat, rekam jejak organisasi yang panjang, serta kedekatan dengan struktur kader di berbagai tingkatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kombinasi ini diyakini menjadikan Dedy sebagai figur tepat dalam memastikan keuangan partai dikelola secara transparan, tertib, dan profesional.
Konferda juga turut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, yang sekaligus mengesahkan susunan kepengurusan baru.
Forum menetapkan La Ode Haimudin sebagai Ketua DPD dan Veny Anwar sebagai Sekretaris DPD. Ketiga figur ini disebut sebagai formasi yang solid untuk memperkuat konsolidasi internal dan efektivitas gerak partai di Gorontalo.
Dalam forum tersebut, DPP menegaskan bahwa penyegaran struktur bukan sekadar rotasi organisasi, tetapi merupakan langkah strategis menghadapi tantangan politik ke depan.
Kehadiran Dedy Hamzah dalam posisi bendahara dipandang membawa energi baru bagi penguatan tata kelola partai, terutama dalam mengawal agenda-agenda pemenangan.
Selain penetapan pengurus inti, Konferda juga membahas penguatan kaderisasi, strategi pemenangan di tingkat daerah, serta penegasan kembali pentingnya soliditas kader. Struktur baru ini diharapkan mampu membawa PDIP Gorontalo bergerak lebih rapi, modern, dan adaptif terhadap kebutuhan politik masyarakat daerah.


















