Direktur PERUMDA Tirta Boalemo Imbau Warga Tampung Air Hujan, Gangguan Suplai Masih Berlanjut

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 16:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Direktur Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Tirta Boalemo, Hariyono Bokingo, mengimbau seluruh pelanggan untuk menampung air saat hujan sebagai langkah antisipatif atas gangguan suplai air bersih yang masih berlangsung hingga saat ini, Senin (9/6/2025).

Gangguan tersebut, menurut Hariyono, merupakan dampak lanjutan dari bencana longsor yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Ayuhulalo pada 19 Maret 2025. Material longsor diketahui secara terus menerus menutupi saluran intake PERUMDA yang berada di Embung Ayuhulalo setiap kali hujan turun, sehingga menghambat distribusi air bersih ke pemukiman warga.

“Ketika alam berbicara, manusia hanya bisa bersabar. Air sementara tak mengalir bukan karena kami berhenti berusaha, tetapi karena kekuatan alam sedang menguji kita semua,” ujar Hariyono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, tim teknis PERUMDA terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan sistem distribusi air. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu serta medan alam yang sulit diprediksi menjadi tantangan tersendiri dalam proses tersebut.

Baca Juga :  Taring Kejaksaan dan Harapan Publik Boalemo: Menanti Ketegasan dalam Dugaan Korupsi Perdis DPRD Boalemo

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, masyarakat diminta untuk menampung air hujan sebagai cadangan kebutuhan harian, mengingat suplai air bersih belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga :  KKD UMGO: Fun Run & Spogomi, Cara Unik Edukasi Warga Pentadu Timur Peduli Lingkungan

Hariyono juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pelanggan, serta berharap adanya dukungan dan pengertian masyarakat selama masa pemulihan masih berlangsung.

Berita Terkait

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27 WITA

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Berita Terbaru