Disambut Adat Mopotilolo, Kajati Gorontalo Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Boalemo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TILAMUTA, Trilogis.id – Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, bersama jajaran Forkopimda menyambut hangat kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo, Riyono, SH., M.Hum., di Rumah Jabatan Bupati Boalemo, Rabu (28/9/2026).

Kedatangan orang nomor satu di Korps Adhyaksa Gorontalo ini disambut dengan prosesi adat Mopotilolo oleh para pemangku adat Kabupaten Boalemo. Penyambutan ini merupakan bentuk penghormatan tinggi sekaligus simbol penerimaan secara resmi bagi pejabat negara yang berkunjung ke daerah berjuluk Bumi Damai Bertasbih tersebut.

Silaturahmi dan Penguatan Hubungan Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kesediaan Kajati Gorontalo meluangkan waktu mengunjungi Kabupaten Boalemo.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Riyono, SH., M.Hum., yang telah hadir langsung melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Boalemo,” ujar Rum Pagau.

Sinergi Demi Pemerintahan yang Bersih Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi penegak hukum, khususnya Kejaksaan, adalah kunci utama dalam mendukung roda pembangunan yang sehat di wilayah Boalemo.

Baca Juga :  Anas Jusuf minta komitmen seluruh Elemen seriusi Stunting

“Kami sangat mementingkan kolaborasi ini demi mendukung penegakan hukum. Kami berharap kunjungan ini semakin memperkuat hubungan kemitraan dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tegas Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini.

Harapan Kedepan Kunjungan ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas, namun menjadi jembatan koordinasi yang lebih intensif antara Kejaksaan Tinggi dan Pemerintah Daerah Boalemo, terutama dalam hal pendampingan hukum dan pengawasan anggaran agar tepat sasaran bagi kesejahteraan masyarakat

Berita Terkait

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh
BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN
Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo
Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Lompatan Quantum: Ketika ‘Kapur Tulis’ Harus Mengurus ‘Neraca Koperasi’ Tanpa Magang
Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Puskesmas Berlian Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu
Kursi Panas Kepala Dinas, Antara ‘Lelang Jabatan’ atau ‘Arisan Birokrasi’?
Eduart Wolok, Ketua Majelis Rektor Diam. BEM UNG: Daulat Intelektual Terancam!

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:47 WITA

BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN

Kamis, 30 April 2026 - 19:11 WITA

Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo

Kamis, 30 April 2026 - 17:17 WITA

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Kamis, 30 April 2026 - 02:35 WITA

Lompatan Quantum: Ketika ‘Kapur Tulis’ Harus Mengurus ‘Neraca Koperasi’ Tanpa Magang

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Advertorial

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:17 WITA