Kuatkan Identitas: Disbud Boalemo Hadirkan 150 Komunitas Tondano di Festival 2025

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRILOGIS.ID – BOALEMO – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Boalemo menegaskan komitmennya terhadap pelestarian tradisi dengan partisipasi aktif dalam Festival Tondano 2025. Kehadiran ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi besar bagi masyarakat Tondano perantauan.

Melalui Bidang Kebudayaan, Disbud Boalemo berhasil mengoordinasikan sebanyak 150 komunitas masyarakat Tondano yang berasal dari Kabupaten Boalemo untuk turut serta dalam rangkaian festival tersebut. Rombongan ini didampingi langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Faris Babuta.

Baca Juga :  2 Tersangka Baru dalam Dugaan Korupsi 37 M di Bank Sulut-Go

Festival Tondano 2025, yang menyajikan berbagai seni, tradisi, dan kearifan lokal Minahasa, menjadi ruang penting bagi masyarakat Tondano perantauan untuk merajut kembali kebersamaan. Partisipasi Boalemo mendapat apresiasi khusus karena sukses membawa ratusan komunitas yang dinilai masih memegang erat tradisi leluhur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Kebudayaan Boalemo, Faris Babuta, menyatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan bukti nyata kepedulian daerah terhadap akar budaya.

Baca Juga :  Darwis Moridu "Bersyukur", kasusnya disidangkan

“Festival ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga momentum menguatkan identitas dan mempererat persaudaraan. Boalemo bangga bisa hadir dengan membawa 150 komunitas yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Tondano,” tuturnya.

Kehadiran Disbud Boalemo di Festival Tondano 2025 diharapkan dapat mempererat hubungan antarwilayah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga warisan budaya yang diwariskan oleh para leluhur mereka.

Berita Terkait

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh
BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN
Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo
Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Lompatan Quantum: Ketika ‘Kapur Tulis’ Harus Mengurus ‘Neraca Koperasi’ Tanpa Magang
Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Puskesmas Berlian Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu
Kursi Panas Kepala Dinas, Antara ‘Lelang Jabatan’ atau ‘Arisan Birokrasi’?
Eduart Wolok, Ketua Majelis Rektor Diam. BEM UNG: Daulat Intelektual Terancam!

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:47 WITA

BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN

Kamis, 30 April 2026 - 19:11 WITA

Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo

Kamis, 30 April 2026 - 17:17 WITA

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Kamis, 30 April 2026 - 02:35 WITA

Lompatan Quantum: Ketika ‘Kapur Tulis’ Harus Mengurus ‘Neraca Koperasi’ Tanpa Magang

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Advertorial

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:17 WITA