Ditengah Tradisi Hari Raya Ketupat, PATIMURA Jadi Kampung Jawa Di Tilamuta

- Jurnalis

Senin, 9 Mei 2022 - 18:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Hari Raya Ketupat Syawal 1443 H, Pemuda PATIMURA (Pantai Timur Raya) Desa Pentadu Timur Launching Semarak Ketupat, (senin, 09/05/2020).

Menjadi desa Pertama dikecamatan Tilamuta, Kedepannya, Kegiatan yang digagas anak muda dan Takmirul Masjid itu dipastikan akan terlaksana tiap tahunnya.

Dihadiri Langsung Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho S.Sos., mengaku bangga kepada seluruh pihak terutama masyarakat Dusun 2 yang penuh antusias dalam mempersiapkan pelayanan kepada pengunjung dari luar desa.

Ketua DPRD Boalemo Saat Melaunching Semarak Hari Raya Ketupat

“Saya sangat mengapresiasi kebersamaan seperti ini. Pemuda dan Masyarakat bersatu dalam memajukan desanya. semoga ini bisa diikuti desa lain agar masyarakat kita bisa hidup rukun dan damai,” kata Eka.

Tak hanya itu, Ketua Pemuda Patimura, Elfrat Maroni Daima menuturkan bahwa selama ini, ketika hari raya ketupat masyarakat berbondong-bondong berkunjung keluar desa.

Baca Juga :  Distan Boalemo siapkan Petani untuk Ekspor Komoditi Baru

Atas dasar itulah, Pemuda Patimura menggagas kegitan teesebut agar tidak terjadi penumpukan pengunjung disatu tempat saja.

Dirinya juga mengaku, bahwa jelang Idul Adha nanti, Pemuda Patimura berencana akan melaksanakan kegitan yang sama namun dibalut dengan metode yang baru.

Terakhir, Elfrat mengucapkan permohonan maaf sembari mengucapkan Terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah bekerjasama dalan suksesnya kegitan tersebut.

Berita Terkait

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA