Kader Gerindra Mawan Pakaya: Dukung Kejaksaan Tuntaskan Kasus DPRD Boalemo, Partai Tegas Terhadap Korupsi

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis id_(Boalemo)  – Menanggapi penyelidikan yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Boalemo atas dugaan tindak pidana korupsi dalam perjalanan dinas fiktif dan penggelembungan biaya di DPRD Kabupaten Boalemo, kader Partai Gerindra Mawan Pakaya menyatakan dukungan penuh terhadap kerja-kerja penegakan hukum yang sedang berlangsung.

Sebagai kader Gerindra, saya mendukung penuh langkah-langkah kolektif yang dilakukan Kejaksaan. Pemerintah hari ini, termasuk kami di partai, berkomitmen penuh terhadap agenda pemberantasan korupsi. Tidak ada tempat bagi praktik korupsi yang mencederai amanah publik,” ujar Mawan Pakaya dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, Mawan menekankan pentingnya memisahkan proses hukum dengan ruang-ruang politik kepartaian. Menurutnya, partai tidak bisa serta-merta diseret ke dalam pusaran kasus hukum yang masih berjalan, terlebih jika belum ada penetapan resmi terhadap individu yang terlibat.

Saya ingin menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh serta-merta menyeret nama partai. Ranah hukum dan ranah partai adalah dua ruang yang berbeda. Namun jika terbukti ada oknum legislatif yang terafiliasi atau memiliki orientasi politik pada Partai Gerindra, maka partai akan mengambil langkah tegas. Proses hukum tetap berjalan, dan partai pun akan menegakkan disiplin organisasi sesuai dengan AD/ART,” tegas Mawan.

Baca Juga :  Dari Hukum untuk Mahasiswa: Gufran Yajitala Siap Jadi Suara Perubahan di Kampus UNG

Menurutnya, komitmen Gerindra terhadap etika, integritas, dan pemerintahan yang bersih sudah menjadi garis ideologis partai. Karena itu, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh kader yang mencoreng nama baik partai harus ditindak dengan tegas.

Partai Gerindra tidak akan membela siapapun yang menyalahgunakan kekuasaan. Jika terbukti bersalah, partai tidak akan ragu memberikan sanksi yang setimpal. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal menjaga integritas perjuangan politik yang kami jalankan untuk rakyat,” tutup Mawan.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA