TILAMUTA, TRILOGIS.ID – Menanggapi isu yang berkembang di media sosial terkait tudingan adanya rekomendasi dari pihak kepolisian untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Tilamuta, Kapolsek Tilamuta akhirnya angkat bicara untuk meluruskan fakta yang sebenarnya.
Kapolsek Tilamuta, Iptu Kisman Mile, SE., MM., secara tegas membantah telah mengeluarkan surat rekomendasi bagi kelompok nelayan maupun petani dalam proses pengisian BBM di wilayah hukumnya.
“Kami (Polsek Tilamuta) tidak pernah memberikan atau mengeluarkan rekomendasi apa pun terkait pengisian BBM, baik untuk nelayan maupun petani di SPBU Tilamuta,” ujar Iptu Kisman Mile saat dikonfirmasi oleh tim redaksi, Sabtu (14/03).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyaluran BBM Nelayan Sesuai Prosedur Laut
Pernyataan Kapolsek tersebut sekaligus menjawab postingan salah satu akun media sosial (Facebook) berinisial NL, yang menyebutkan adanya keterlibatan pihak kepolisian dalam proses rekomendasi tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran mendalam dan investigasi lapangan yang dilakukan oleh tim Trilogis.id, fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Khusus untuk sektor perikanan, aktivitas pengisian BBM oleh para nelayan di Tilamuta sejauh ini terpantau telah mengikuti prosedur regulasi yang sah.
Para nelayan yang melakukan pengisian BBM diketahui melampirkan sejumlah dokumen validasi resmi sebagai syarat mutlak. Dokumen-dokumen tersebut di antaranya adalah:
Surat Izin Berlayar (SIB)
Surat Laik Operasi (SLO)
Kedua dokumen vital tersebut diterbitkan secara resmi oleh otoritas yang berwenang, yakni UPTD dan Kantor Pelayanan Laut Pelabuhan Tilamuta, bukan melalui surat rekomendasi kepolisian sebagaimana yang diisukan.
Rencana Konfirmasi Lanjutan
Guna memastikan transparansi dan keberimbangan informasi dari sisi penyalur, tim redaksi masih terus berupaya mengumpulkan data tambahan. Terkait mekanisme teknis di lapangan dan verifikasi dokumen yang diterima oleh pihak pengelola pengisian bahan bakar, upaya konfirmasi lebih lanjut akan dilakukan.
Pihak redaksi rencananya akan mendatangi dan meminta keterangan resmi dari pihak manajemen SPBU Tilamuta pada, Senin (16/03), bertepatan dengan hari kerja, guna mendapatkan penjelasan menyeluruh terkait prosedur distribusi BBM tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum teruji kebenarannya di media sosial




















